Sabtu 15 Apr 2023 21:59 WIB

Polisi Prediksi 300 Ribu Pemudik dan Wisatawan Padati Kota Bogor

Pemudik dan wisatawan diprediksi memenuhi Kota Bogor pada hari libur Lebaran.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Erik Purnama Putra
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria (tengah).
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Satlantas Polresta Bogor Kota memprediksi lebih dari 300 ribu orang, baik pemudik dan wisatawan akan memasuki Kota Bogor pada libur Lebaran 1444 Hijriyah. Meski bukan merupakan jalur perlintasan mudik, namun Kota Bogor masih kerap dipadati wisatawan untuk menghabiskan waktu dengan berlibur.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria memprediksi jumlah pemudik dan wisatawan yang akan masuk Kota Bogor bisa mencapai 300 ribu orang. Angka itu bahkan bisa lebih tinggi.

"Kita akan prediksi lebih dari 300 ribu, kalau tahun kemarin mencapai 300 ribu orang yang masuk dan keluar Bogor Kota. Sekarang kita kalikan kurang lebih penambahannya 30 persen aja," kata Galih ketika ditemui Republika.co.id di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Sabtu (15/4/2023).

Galih mengatakan, daerah yang akan dipadati oleh wisatawan yakni di sekitar Jalan Pajajaran, Jalur Sistem Satu Arah (SSA), dan Jalan Raya Tajur. Mengingat, di tiga titik tersebut terdapat berbagai destinasi wisata dan kuliner.

 

Dia menyebutkan, banyaknya jumlah pemudik dan wisatawan seiring dengan jumlah masuk kendaraan dari Gerbang Tol Bogor. Pada tahun lalu, sambung dia, ada sekitar 35 ribu kendaraan yang masuk dalam sehari.

"Artinya kira harus antisipasi bahwa tahun ini sehari keluar masuk dari Kota Bogor. Itu yang harus kita anditipasi, jangan sampai perjalanan masyarakat terhambat. Sekali pun ada kepadatan, kemacetan, tapi tidak terlalu parah," ucap Galih.

Oleh karenanya, Galih akan menugaskan ratusan personel Satlantas Polres Bogor. Selain itu, pihaknya juga mengerahkan tim pengurai kemacetan yang sifatnya bisa melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Ada teknisnya tu seperti pengalihan di interchange Bogor, Bogor Outer Ring Road (BORR) untuk nanti kita alihakn ke Summarecon, dan sebagainya. Strategi itu akan kita lakukan nanti sesuai level (kepadatan arus lalu lintas)," ujar Galih.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan berkoordinasi dengan TNI-Polri terkait dengan kemungkinan banyaknya wisatawan yang masuk ke wilayahnya. Diperkirakan, kepadatan akan mulai terjadi pada 18 April 2022, lantaran esok harinya warga yang bekerja sudah mulai masa cuti bersama Idul Fitri 1444 Hijriyah.

"Tapi tentu masyarakat sudah paham di waktu-waktu tertentu, karena memang kita salah satu tujuan wisata atau limpahan dari Puncak, maka tentu kepadatan lalu lintas di Kota Bogor akan semakin meningkat," kata Dedie di lokasi terpisah.

Dia pun mengimbau agar warga Kota Bogor tetap sabar, mengingat ruas jalan di Kota Bogor belum banyak penambahan. Namun, volume dan juga jumlah kendaraan pribadi meningkat.

"Jadi memang situasinya dilematis, tapi merupakan satu kebahagiaan dari masyarakat pascapandemi. Kan ini baru, setelah hampir dua tahun kita mengalami pandemi berkepanjangan dan masyarakat kelihatannya masih waktu itu sulit sekali melaksanakan kegiatan mudik dan kekeluargaan," kata Dedie.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement