Rabu 05 Apr 2023 09:14 WIB

Masyarakat Depok Diajak Isi Ngabuburit dengan Olah Kreasi Kertas

Ibu-ibu dirangkul kursus membuat bunga kertas.

Kursus membuat bunga dari kertas bersama di RT02 RW01 Rangkapan Jaya, Depok.
Foto: Dok. Web
Kursus membuat bunga dari kertas bersama di RT02 RW01 Rangkapan Jaya, Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Ngabuburit menjadi momen yang kerap dijadikan kegiatan untuk mengisi waktu Ramadhan di Tanah Air. Di Depok, Jawa Barat, kelompok ibu-ibu Jabodetabek menggelar kegiatan untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Mereka menggelar kursus membuat bunga dari kertas bersama ibu-ibu di RT02 RW01 Rangkapan Jaya, Depok. Koordinator Daerah dari penyelenggara kegiatan ini, Mak Ganjar Depok, Maryati mengatakan, kursus membuat bunga dari kertas dilakukan untuk mengisi waktu puasa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi peluang usaha bagi mak-mak.

Baca Juga

“Kami mengambil tema ini karena membuatnya mudah dan tidak perlu biaya banyak. Kebetulan mau lebaran, bunga ini bisa jadi hiasan di meja dan peluang usaha untuk menambah penghasilan,” kata Maryati, di lokasi, Selasa (4/4/2023).

Maryati mengaku peminat dari kegiatan kali ini sangat banyak dan antusias. Hal tersebut terlihat dari semangat para mak-mak yang mengikuti kegiatan.

 

“Alhamdulillah banyak peminatnya dan para peserta aktif bertanya kepada instrukturnya,” tambah Maryati.

Sementara, salah satu peserta Siti Maryanah mengaku senang dengan adanya kegiatan kursus membuat bunga kertas ini. 

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu jelang buka puasa dan menambah kreatif para mak-mak.

“Tentunya berguna banget, karena untuk saya sendiri sebelumnya tidak pernah membuat ini. Sekarang jadi tahu bagaimana membentuk bunga, bisa sebagai hiasan meja, dan peluang usaha,” ucap Siti.

Kelompok serupa bukan kali ini saja merangkul ibu-ibu untuk berkarya dan melahirkan peluanv usaha. Di Jawa Timur, mereka jug berkomitmen mendukung kemajuan usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya para pelaku usaha kue kering.

“Saat ini Ramadhan dan menjelang Lebaran maka pengusaha kue kering harus mendapat perhatian lebih,” ujar Koordinator Wilayah Jatim Harizatun Naqiyah, demikian dilansir dari Antara

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement