Senin 27 Mar 2023 12:12 WIB

PDIP DKI Tolak Timnas Israel, Pj Gubernur Heru: Itu Urusan PSSI

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono menegaskan, PDIP menolak timnas Israel.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Erik Purnama Putra
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Foto: Republika/Haura Hafizhah
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menanggapi terkait banyaknya tokoh dan elite partai politik (parpol), yang menolak kehadiran timnas Israel untuk bermain di Indonesia. Hal itu karena Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 20 Mei-11 Juni 2023.

Salah satu pihak yang menolak dengan kencang kehadiran timnas Israel adalah DPD PDIP DKI Jakarta. Heru meminta masalah itu ditanyakan kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). "Itu urusan PSSI," kata Heru kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat pada Senin (27/3/2023).

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menanggapi sikap resmi DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta yang menolak kehadiran tim nasional (timnas) Israel dalam Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Indonesia. Menurut dia, penolakan tersebut terjadi karena sikap Israel terhadap Palestina.

"Ya itu betul sikap resmi partai dan kami minta kepada Pemprov DKI Jakarta agar berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga agar bisa melakukan penolakan terkait hal tersebut," kata Gembong saat dihubungi Republika.co.id di Jakarta pada Ahad (26/3/2023).

Dia menjelaskan, PDIP menilai penolakan kehadiran timnas Israel bermain di Indonesia, karena pemerintahannya yang selalu menindas Palestina. Gembong mengaku, tidak sepaham dengan sikap Zionis Israel tersebut.

"Karena bagi kami Fraksi PDIP beranggapan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Namun, yang dilakukan oleh Israel ke Palestina tidak sepaham dengan kami," kata Gembong.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyampaikan sudah berkomunikasi dengan PSSI maupun dengan sejumlah menteri terkait. Menurut dia, penyelenggaraan Piala Dunia U-20 ini tetap bisa berjalan tanpa mengorbankan komitmen pendiri bangsa dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina.

Hal itu disebabkan kemerdekaan Palestina juga merupakan amanat Presiden Republik Indonesia (RI) yang pertama, Ir Sukarno. "Maka sebagai kader PDIP, saya akan memegang teguh amanat untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina tersebut," ungkapnya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (23/3/2023).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement