Rabu 08 Mar 2023 22:09 WIB

Dinas Perumahan DKI Belum Tahu Tempat Relokasi Warga Plumpang

Dinas Perumahan DKI Jakarta belum mengetahui tempat yang jadi relokasi warga Plumpang

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Bilal Ramadhan
Warga melihat salah satu rumah yang hangus terbakar pada insiden kebakaran depo Pertamina Plumpang di kawasan Rawa Badak, Jakarta, Rabu (8/3/2023). Dinas Perumahan DKI Jakarta belum mengetahui tempat yang jadi relokasi warga Plumpang.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Warga melihat salah satu rumah yang hangus terbakar pada insiden kebakaran depo Pertamina Plumpang di kawasan Rawa Badak, Jakarta, Rabu (8/3/2023). Dinas Perumahan DKI Jakarta belum mengetahui tempat yang jadi relokasi warga Plumpang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko menanggapi terkait relokasi warga yang terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Menurutnya, saat ini ia belum mengetahui warga akan direlokasi kemana.

"Saya belum tahu. Sementara belum ada wacana, kita masih menunggu," kata Sarjoko di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Rabu (8/3/2023).

Baca Juga

Namun, saat ditanyakan relokasi warga yang terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara tersebut jadinya tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta atau Pertamina. Ia hanya menjawab dengan singkat.

"Belum ada wacana itu," kata dia.

Sebelumnya diketahui, upaya merelokasi warga menjadi salah satu opsi yang tengah dibahas oleh BUMN bersama Pemprov DKI Jakarta mengenai tindak lanjut penanganan paska kebakaran depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara pada Jumat (3/3/2023). Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengusulkan agar Pemprov DKI Jakarta memanfaatkan Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara sebagai lokasi relokasi warga.

"Saya berpikir, kenapa Pemda DKI tidak minta kepada Mensetneg (Menteri Sekretaris Negara) untuk Wisma Atlet Pademangan dibuat saja untuk mereka korban kebakaran. Ini darurat ya, daripada mereka mesti cari kontrakan atau rumah tinggal sementara, kan kasihan," kata Ida kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Selain usulan penggunaan Wisma Atlet Pademangan, Ida juga mengusulkan tempat lainnya. Diantaranya rumah susun sewa (rusunawa) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara.

"Atau di Nagrak, kita punya Nagrak kan, rusunawa Nagrak ini juga banyak yang kosong, bisa juga di sana. Warganya dikasih pilihan mau di Nagrak atau di Wisma Atlet," ujarnya.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, Pertamina siap memindahkan Terminal BBM (TBBM) Plumpang di Koja, Jakarta Utara ke tanah milik Pelindo.

"Kami sudah rapat bahwa TBBM (Plumpang) akan kita pindahkan ke tanah milik Pelindo," ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/3/2023) lalu.

Menurut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pelindo di mana lahannya akan siap dibangun akhir 2024. "Pembangunannya membutuhkan waktu 2-2,5 tahun, artinya masih ada waktu sekitar 3,5 tahun," katanya.

Erick mengatakan, pemindahan TBBM Plumpang merupakan langkah untuk menindaklanjuti kesepakatan rapat antara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan dihadiri Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Wamen BUMN I Pahala Mansury, serta Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Kesepakatannya setelah rapat kemarin, masing-masing pihak mulai menggelar rapat secara sendiri-sendiri untuk memberikan solusi.

"Pertama, tentu arahan Bapak Presiden solusi untuk melayani dan melindungi rakyat. Karena itu Pertamina memastikan perlindungan kepada rakyat sekitar, terutama korban-korban yang sudah terkena kita akan rawat dan kita pastikan akan penyewaan rumah bagi mereka, serta mendorong dan membantu kehidupan mereka untuk beberapa bulan ke depan sampai ada kepastian keputusan lainnya," kata Erick.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement