Selasa 31 Jan 2023 19:56 WIB

Kapolsek Jagakarsa Siapkan Sasana Tinju untuk Cegah Tawuran Antarpemuda

Kompol Multazam mengajak pemuda yang suka tawuran untuk bergabung di ring tinju.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra.
Foto: Dok Polri
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Sektor (Polsek) Jagakarsa menyiapkan sasana tinju guna mencegah tawuran antarpemuda dan pemakaian narkoba. Terobosan itu juga sekaligus untuk mencetak prestasi anak-anak muda di cabang olahraga tinju.

"Bagi yang tertarik berlatih tinju bersama Polsek Jagakarsa bisa bergabung dalam wadah JAGAKARSA FIGHT CLUB (JFC) yang bekerja sama dengan para relawan pelatih dan Sasana RE Boxing Camp," kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam Lisendra saat dikonfirmasi di Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2023).

Pelatihan ini gratis dengan cukup mengisi tautan Google Form. Jadwal latihan dibuka pada Selasa pukul 16.00 WIB hingga selesai dan Sabtu pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Dengan sarana tersebut, kata Multazam, anak-kanak dan remaja yang ingin menimba ilmu bela diri dan bercita-cita menjadi atlet amatir maupun profesional bisa mendapatkan ilmu  dari tim pelatih. Mengenai tawuran antarpemuda, dia mencatat ada belasan pelaku tawuran yang terdiri dari anak-anak hingga remaja di wilayah Jagakarsa selama 2022.

"Berdasarkan data Polsek Jagakarsa, pada kasus tawuran diamankan 16 pelaku dengan dua orang luka berat dan satu orang meninggal dunia sepanjang 2022," kata Multazam.

Tercatat sebanyak empat kasus penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu 1,43 gram selama 2022. Menurut Multazam, narkoba merupakan akar dari permasalahan tindak kriminal yang merugikan diri, keluarga dan masyarakat.

Karena itu, pihaknya menggencarkan pencegahan peredaran narkoba di tempat yang rawan lantaran bisa memicu tawuran hingga balap liar. "Ini juga bagian langkah pencegahan masalah kesehatan mental seperti kurang percaya diri, stres, perundungan yang kerap menerpa anak dan remaja Ibu Kota, khususnya Jakarta Selatan," kata Multazam.

Berbagai alasan tindakan kriminal itu dilakukan mulai dari selisih paham di media sosial, saling tantang hingga ingin mencari jati diri. Padahal, menurut Multazam, ada cara lain yang lebih bermanfaat jika ingin menunjukkan kelebihan energi dalam diri, yaitu menyalurkan hobi dalam bidang olahraga. Salah satunya dengan bermain tinju.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement