Selasa 18 Oct 2022 17:06 WIB

PAN tak Masalahkan Golkar akan Calonkan Airlangga

PAN nilai rekomendasi capres partai dalam KIB belum perlu dipersoalkan.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Indira Rezkisari
Ketua Umum Golkar Airlagga Hartarto (tengah), Ketum PAN Zulkifli Hasan (kiri), Ketum PPP Suharso Monoarfa (kanan) saat meluncurkan Visi-Misi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Foto: Istimewa
Ketua Umum Golkar Airlagga Hartarto (tengah), Ketum PAN Zulkifli Hasan (kiri), Ketum PPP Suharso Monoarfa (kanan) saat meluncurkan Visi-Misi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku tak mempersoalkan anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang sudah mengumumkan bakal calon presiden (capres) dari partainya, seperti Golkar yang sudah menyebut Ketua Umumnya Airlangga Hartarto. Menurut PAN langkah partai koalisi di KIB mencalonkan kader terbaiknya itu merupakan sifat naluriah sebuah partai politik.

Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno mengatakan setiap partai akan memiliki kebanggaan jika kader terbaiknya, dalam hal ini ketua umumnya itu bisa maju dalam perhelatan pemilu presiden. Seperti yang dilakukan Golkar, yang sudah menyebut nama Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai bakal capres, sesuai dengan amanat hasil Munas Golkar 2019 lalu.

Baca Juga

"Begitu juga PAN, kami sangat berbangga dan akan sangat mendukung jika Pak Zul (Zulkifli Hasan) yang akan maju di dalam pilpres mendatang. Apakah sebagai capres atau sebagai cawapres," kata Eddy, Selasa (18/10/2022).

Karena itu, menurut Eddy, rekomendasi partai di KIB yang mencalonkan kadernya sendiri itu tidak perlu dipersoalkan. Sebab itu merupakan naluri alamiah dari sebuah partai politik, di mana mereka pasti mendorong kader terbaiknya untuk melaju sebagai capres cawapres dalam Pilpres apalagi kalau keadaan terbaiknya itu adalah ketua umum.

Sedangkan terkait KIB, Eddy mengatakan saat ini ketiga partai masih sangat terbuka dengan siapapun nama capres yang diajukan. "Nah Kami merasa terkait hal ini di KIB kami berpikiran sangat terbuka," sebutnya.

Eddy menegaskan tentunya untuk siapa capres yang akan diusung oleh koalisi ada formulanya tersendiri. "Kami berpikiran bahwa KIB nanti akan mengajukan Pasangan calon yang formulanya adalah formula untuk menang, itu saja," terangnya.

Sehingga, ia menekankan ketiga partai yang berada di dalam KIB tidak ingin terburu-buru dalam menentukan siapa capres tersebut. Pihaknya akan melakukan pembahasan secara komprehensif dan guyub diantara rekan koalisi.

"Alhamdulillah waktunya masih cukup untuk kami melakukan dialog diskusi dan mengkaji terkait persoalan ini," imbuhnya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan, deklarasi capres yang akan diusung oleh KIB akan dilakukan menjelang pendaftaran pemilu pada September 2023 mendatang. Airlangga juga mengatakan, KIB sepakat mengusung capres yang berkiprah di partai politik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement