Kamis 13 Oct 2022 11:33 WIB

Jokowi Luncurkan Vaksin IndoVac Produksi PT Bio Farma

Produksi vaksin Covid-19 IndoVac ini memakan waktu 1,5 tahun.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Indira Rezkisari
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Peluncuran Vaksin IndoVac di PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (13/10/2022). Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan vaksin Covid-19 bernama IndoVac yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero). Vaksin IndoVac tersebut mulai diproduksi secara massal pada Kamis (13/10/2022) dengan target mencapai 20 juta dosis dan akan meningkat 40 juta dosis pada tahun 2023. Republika/Abdan Syakura
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Peluncuran Vaksin IndoVac di PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (13/10/2022). Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan vaksin Covid-19 bernama IndoVac yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero). Vaksin IndoVac tersebut mulai diproduksi secara massal pada Kamis (13/10/2022) dengan target mencapai 20 juta dosis dan akan meningkat 40 juta dosis pada tahun 2023. Republika/Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan vaksin Covid-19 IndoVac produksi dalam negeri, PT Bio Farma (Persero) di Bandung. Jokowi mengatakan, Bio Farma mampu memproduksi vaksin Covid-19 dengan kapasitas sekitar 20 juta dosis pada tahun ini.

Sedangkan pada tahun depan, ditargetkan kapasitas produksi vaksin Covid-19 dari Bio Farma mencapai 40 juta dosis. “Dan mulai hari ini, kita bisa memproduksi vaksin Covid sendiri dengan kapasitas di tahun ini nanti kurang lebih 20 juta, tadi pak Dirut menyampaikan. Tahun depan bisa 40 juta, dan kalau memang pasar masih memerlukan bisa sampai ke 120 juta dosis vaksin,” kata Jokowi saat peluncuran dan penyuntikan perdana vaksin IndoVac di Bandung, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga

Peluncuran vaksin Covid-19 produksi Bio Farma yang bernama IndoVac ini merupakan hasil kerja keras SDM muda dalam menggarap sebuah vaksin dari hulu sampai hilir. Jokowi mengatakan, produksi vaksin Covid-19 IndoVac ini memakan waktu hingga 1,5 tahun.

“Ini memakan waktu, IndoVac dari awal sampai sekarang, selama 1,5 tahun, juga diam tidak pernah bersuara, tahu-tahu jadi IndoVac,” ujar Jokowi.

 

Jokowi pun meminta Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan terus mendorong PT Bio Farma dalam memproduksi vaksin. Sehingga bisa memberikan pendapatan yang semakin besar bagi negara dan Indonesia juga bisa memiliki kemandirian dalam urusan vaksin.

“Dengan mengucap bismillahi rahmanirahim, pada pagi hari ini saya luncurkan vaksin IndoVac produksi PT Bio Farma Bandung,” kata Jokowi saat meresmikan.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan, dalam setahun PT Bio Farma bisa memproduksi 3 miliar dosis vaksin dan diekspor ke 153 negara. Bahkan, Bio Farma masuk dalam produsen vaksin 5 besar dunia yang memproduksi berbagai macam jenis vaksin, seperti vaksin polio, difteri, meningitis, flu, dan campak.

“Untuk vaksin polio saja, Bio Farma ini menguasai 70 persen dari pangsa pasar dunia. 70 persen mensuplai vaksin polio ke seluruh negara. Ini kan luar biasa,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement