Selasa 30 Aug 2022 09:56 WIB

Pemprov DKI Fasilitasi Mereka yang Ingin Investasi Melalui JIF 2022

Pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun ini sebesar 5,3 persen sampai 6,1 persen.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Erik Purnama Putra
Suasana gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (12/10/2021).
Foto: ANTARA/Reno Esnir
Suasana gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (12/10/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra, mengatakan, pihaknya melalui Pengelola Jakarta Investment Centre (JIC) berkolaborasi dengan U20 Mayors Summit dan Bank Indonesia (BI) untuk menyelenggarakan Jakarta Investment Forum (JIF) 2022. Acara bertema 'Investing in Resilence' di Jakarta pada Kamis (1/9/2022), diperkirakan dihadiri 400 delegasi asing.

"Sebagai acara yang terintegrasi, JIF 2022 dan U20 berfokus pada dua isu utama yakni tantangan pascapandemi dan perubahan iklim," kata Benni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/8/2022).

Benni menyatakan, JIF 2022 menjadi bukti komitmen Pemprov DKI Jakarta terhadap mitigasi perubahan iklim dan transformasi Jakarta menjadi kota yang lebih baik. Utamanya, saat pelaksanaan JIF 2022, semua peserta bisa mendiskusikan berbagai kesempatan berinvestasi di Ibu Kota.

"Mulai dari sustainable food system, waste management through circular economy, dan public private partnership (PPP) green investment untuk mendorong proyek-proyek berkelanjutan," ucap Benny.

 

Direktur Eksekutif Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Onny Widjanarko, mengatakan, pemulihan ekonomi di Jakarta diperkirakan masih terus berlanjut. Merujuk pada pertumbuhan ekonomi pada tahun ini, diperkirakan Jakarta akan tumbuh sebesar 5,3 persen sampai dengan 6,1 persen.

Oleh sebab itu, BI Jakarta menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan JIF 2022. Dia berharap, momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal dengan membuka peluang investasi dalam mendukung potensi dan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

"Dalam hal ini, kami juga bekerja sama dengan lima Kantor Perwakilan Bank Indonesia di luar negeri yang berada di Singapura, Tokyo, Beijing, London, dan New York untuk mempublikasikan event ini serta mempromosikan proyek-proyek dimaksud kepada calon investor potensial," jelas Onny.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Matt Downing menyampaikan, pemerintah Inggris mendukung kolaborasi dengan Pemprov DKI dalam mempromosikan JIF 2022 ini. Terutama terkait upaya Kedubes Inggris mendukung usaha Jakarta menghadapi isu perubahan iklim.

"Selama beberapa tahun terakhir, Inggris dan Indonesia telah memperkuat kerjasama dalam berbagai sektor. Kami sangat senang bisa berpartisipasi pada forum ini dan akan dengan senang hati berbagi pengalaman dalam mendukung pertumbuhan hijau di Jakarta untuk menjadi kota yang berkelanjutan di masa depan,” ujarnya.

Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre, Tona Hutauruk, mengatakan, JIF 2022 akan menjadi wadah untuk mempromosikan proyek potensial Jakarta, lantaran banyaknya dukungan internasional Tona menyampaikan, JIF 2022 bisa memfasilitasi calon investor dengan BUMD pemilik proyek dan perangkat daerah terkait.

"Peserta juga dapat mengeksplorasi proyek-proyek potensial Jakarta yang ditawarkan melalui project booth yang tersedia sepanjang acara," jelas Tona. Adapun tujuh BUMD DKI Jakarta yang akan berpartisipasi dalam JIF 2022 adalah PT MRT Jakarta, PT Transportasi Jakarta, PT Jakarta Propertindo, PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero), PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Experience Board (JXB), dan Perumda Sarana Jaya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement