Kamis 09 Jun 2022 16:33 WIB

PKS Sebut Peluang Usung Anies di Pilpres 2024 Masih Terbuka

PKS belum bisa memastikan 100 persen akan mengusung Anies.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Indira Rezkisari
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (tengah) bersama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Al Jufri (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) bersalaman saat menghadiri Milad ke-20 PKS di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (29/5/2022). Milad ke-20 PKS yang dihadiri oleh ribuan anggota simpatisan PKS, ketua umum partai dan tokoh-tokoh nasional itu bertemakan Kolaborasi Melayani Indonesia. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (tengah) bersama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Al Jufri (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) bersalaman saat menghadiri Milad ke-20 PKS di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (29/5/2022). Milad ke-20 PKS yang dihadiri oleh ribuan anggota simpatisan PKS, ketua umum partai dan tokoh-tokoh nasional itu bertemakan Kolaborasi Melayani Indonesia. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Aboe Bakar Alhabsyi, menegaskan sampai saat ini PKS belum menentukan siapa calon yang akan diusung di Pilpres 2024 mendatang. Termasuk keputusan untuk menjagokan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Siapa yang sudah memutuskan PKS dengan Anies? Nggak ada," kata Aboe di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022).

Baca Juga

Dia menyebut bahwa saat ini Anies masih fokus bekerja untuk rakyat Jakarta. Untuk di tingkat nasional, Aboe menyebut PKS masih akan mencari lagi.

"Bahwa masyarakat PKS dekat dengan Anies ya iya lah. Emang cocok kok Anies untuk calon juga. Cuma apa nasibnya akan bertemu? Kita tunggu di majelis syuro," ujarnya.

 

Ia memastikan peluang PKS untuk mengusung Anies masih terbuka. "Jadi kita nggak patah arang dengan Anies, kita terbuka saja, tapi belum tentu pilihan terakhir," ucapnya.

 

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta  menghadiri milad ke-20 PKS pada Ahad (29/5). Teriakan 'presiden' menggema saat Anies tiba di lokasi acara. Di akhir pidatonya Anies melempar pantun yang mengisyaratkan dirinya berpeluang kembali bersama PKS setelah masanya sebagai Gubernur DKI Jakarta selesai.

"Sepeda Habib Salim melaju kencang di jalan, Habib Aboe Bakar dan Bang Syaikhu mengikuti naik kendaraan. Bersama PKS kemarin penuh dengan kenangan, kembali bersama PKS esok penuh dengan harapan," tuturnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement