Jumat 03 Jun 2022 14:23 WIB

Eril Meninggal Tenggelam, Ini Penjelasan Aa Gym Soal Syahid Akhirat

Takdir kematian seseorang adalah rahasia Allah SWT.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Ulama kondang Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).
Foto: dok. Istimewa
Ulama kondang Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Keluarga memastikan Putra Sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss meninggal dunia. Menurut Kakak kandung Ridwan Kamil Erwin Muniruzaman, keluarga besar meyakini Eril yang meninggal karena tenggelam di Sungai Aare itu memenuhi kriteria syahid akhirat dan dalam keadaan husnul khatimah. 

"Sehingga dari keseluruhan peristiwa ini, kami sekeluarga berprasangka baik, Insya Allah Eril wafat dalam keadaan husnul khatimah dan memenuhi kriteria riwayat hadis nabi, orang tenggelam dengan kriteria tertentu dinyatakan sebagai syahid akhirat," ujar Erwin, Jumat (3/5/2022).

Baca Juga

Eril sendiri, pergi ke Swiss untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Berdasarkan keterangan keluarga, yang pada saat kejadian ada di lokasi, Eril bertanggung jawab karena memastikan dua orang lain yang ikut berenang di Sungai Aare, termasuk adik kandungnya, dalam posisi yang aman.

"Dalam aktivitas berenang ini, dari kesaksian keluarga kami, Eril menunjukkan tanggung jawabnya dengan memastikan bahwa yang ikut aktivitas tersebut dipastikan keselamatannya," papar Erwin.

 

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menjelaskan, takdir kematian seseorang adalah rahasia Allah SWT. 

“Waallahualam. Ajal itu ada tiga yang Allah rahasiakan. Satu, Allah merahasiakan waktu. Dan setiap orang akan wafat pada waktu yang ditetapkan Allah. Tidak bisa diundur maju kan sedetik. Yang kedua, tempat kita akan mendatangi tempat wafatnya kita, kematian kita. Dan ketiga, cara,” ujar Aa Gym dalam keterangan pada media.

Menurutnya terkait cara, tidak ada satupun yang mengetahui bagaimana cara dirinya meninggal dunia. Namun, jika seorang muslim tenggelam dalam keadaan beriman, menurutnya, jika melihat rujukan Rasulullah SAW adalah bagian dari syahid. 

“Semoga demikianlah adanya karunia Allah bagi yang beriman. Semoga Allah mengaruniakan petunjuknya dan jalan keluar yang terbaik dunia akhirat beliau dan keluarga Kang Emil. Dan kita dapat mengambil hikmah dan amal soleh dari kejadian ini. Amin,” paparnya.

Namun begitu, menurut Aa Gym, keluarga dan seluruh pihak hendaknya terus berdoa dan meminta petunjuk dari Allah SWT agar proses pencarian Eril yang masih terus dilakukan diberikan yang terbaik. 

 

photo
Putra Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Emmiril Khan Mumtaz alias Eril. - (Dok pribadi)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement