Selasa 26 Apr 2022 23:58 WIB

474 ribu KPM di Aceh terima BLT Melalui Pos Indonesia

Pos Indonesia menyebut proses penyaluran BLT di Aceh sudah capai 98,48 persen

Petugas mendokumentasikan warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dan bantuan program sembako di Kantor Pos Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (18/4/2022). Pemerintah melalui PT Pos Indonesia mendistribusikan BLT subsidi minyak goreng sebesar Rp300 ribu dan bantuan program sembako sebesar Rp200 ribu kepada keluarga penerima manfaat selama tiga bulan yang disalurkan sekaligus.
Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas
Petugas mendokumentasikan warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dan bantuan program sembako di Kantor Pos Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (18/4/2022). Pemerintah melalui PT Pos Indonesia mendistribusikan BLT subsidi minyak goreng sebesar Rp300 ribu dan bantuan program sembako sebesar Rp200 ribu kepada keluarga penerima manfaat selama tiga bulan yang disalurkan sekaligus.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Sebanyak 474 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Aceh menerima bantuan langsung tunai yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Executive General Manager Kantor Cabang Utama Banda Aceh PT Pos Indonesia Persero Fendi Anjasmara di Banda Aceh, Selasa mengatakan penyaluran tersebut merupakan bantuan tahap kedua."Penyaluran dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk Aceh, ada 474.026 keluarga penerima bantuan minyak goreng tersebut. Penyaluran berlangsung selama tiga bulan," kata Fendi Anjasmara.

Sebanyak 474.026 keluarga penerima manfaat tersebut merupakan total jumlah realisasi penyaluran bantuan yang dihimpun dari 23 kabupaten dan kota di Aceh dari total target alokasi sebanyak 481.342 ribu. Sedangkan bantuan kepada 7.316 keluarga penerima manfaat belum berhasil disalurkan.

Fendi Anjasmara mengatakan masing-masing keluarga penerima manfaat memperoleh Rp 300 ribu ditambah dengan bantuan sembako selama sebulan sebesar Rp 200 ribu. Jad, total dana yang diterima Rp 500 ribu.

PT Pos Indonesia di wilayah Aceh, kata Fendi Anjasmara, telah sukses merealisasikan penyaluran bantuan tersebut dengan persentase mencapai 98,48 persen."Khusus Banda Aceh sudah berhasil menyalurkan sebanyak 99.35 persen atau sebanyak 9.277 dari target 9.338 keluarga penerima manfaat," kata Fendi Anjasmara.

Terkait 7.316 keluarga penerima manfaat yang belum berhasil disalurkan, kata Fendi Anjasmara, karena terkendala administrasi, seperti berpindah domisili dan meninggal dunia."Terhadap keluarga penerima manfaat ini sudah kami lakukan antar langsung, tetapi sampai alamat dituju, tidak ditemukan orangnya," kata Fendi Anjasmara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement