Sabtu 16 Apr 2022 22:29 WIB

Gubernur Laiskodat Ajak Warga Cintai Produk Lokal NTT

Gubernur mendorong masyarakat untuk bisa mandiri dan mampu ciptakan produk sendiri.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat.
Foto: Dok Pemprov NTB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG  -- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak warga NTT agar terus mencintai produk-produk lokal di daerah dengan cara memakainya. Ini agar perekonomian daerah bisa lebih mudah meningkat.

"Kita punya segalanya di daerah ini, ada tenun yang bisa kita pakai setiap saat kita bekerja. Kita harus dorong produksi tenun kita sendiri dengan membeli dan memakai setiap hari," katanya dalam siaran pers Biro Humas Setda NTT yang diterima di Kupang, Sabtu (16/4/2022).

Baca Juga

Gubernur Viktor Lasikodat menyampaikan hal itu saat menghadiri misa Perayaan Jumat Agung di Gereja Paroki St. Paulus, Jerebuu, Kabupaten Ngada, Pulau Flores dalam kunjungan kerjanya ke daerah itu.

Ia mengatakan sangat penting memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan memanfaatkan segala potensi daerah dengan membuat dan membeli produk dalam daerah. Gubernur menyebutkan Ngada memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi Ngada akan dengan mudah meningkat apabila konsisten untuk berani memanfaatkan potensi alam yang kaya dengan memproduksi dan membeli produk dalam daerah.

Ia mendorong kepada masyarakat setempat untuk bisa mandiri dan mampu menciptakan produk sendiri serta mengurangi konsumsi barang-barang dari luar. Viktor Laiskodat menyebutkan sebagian besar barang-barang produk daerah sejatinya bisa diproduksi oleh masyarakat sendiri.

"Kita harus bisa pakai barang kita sendiri. Ada kopi enak dan terkenal yang bisa kita hasilkan sendiri, ada sepatu, tas dan baju yang bisa kita tenun sendiri," katanya.

"Jika kita bisa buat semuanya sendiri maka kita akan sangat kaya. Kita disebut miskin karena banyak uang kita yang kita bawa ke luar daerah kita," tegasnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement