Kamis 07 Apr 2022 20:07 WIB

Polrestro Jakbar Terima Laporan Presiden Mahasiswa Trisakti Ditendang Aparat

Mahasiswa Universitas Trisakti demo menuntut tarif parkir Rp 26 ribu digratiskan.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Universitas Trisakti di Grogol, Jakarta Barat.
Universitas Trisakti di Grogol, Jakarta Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) menerima laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap salah satu mahasiswa Universitas Trisakti. "Laporan sudah kami terima, ini permasalahan internal kampus," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestro Jakbar, AKBP Joko Dwi Harsono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (7/4).

Joko mengatakan, korban mengalami penganiayaan, seperti ditendang di bagian kaki. Namun, penyidik masih menunggu hasil visum penganiayaan tersebut. Saat ditanya kronologi dan penyebab penganiayaan tersebut, Joko belum bisa menjelaskan dengan perinci. "Intinya karena masalah internal soal parkiran," ujar Joko.

Baca Juga

Salah satu mahasiswa Universitas Trisakti, Fauzan Alaydrus (19 tahun), yang menjadi saksi yang melihat langsung penganiayaan itu, mengatakan, korban yang mendapatkan kekerasan dari pengelola tempat parkir kendaraan, yakni Presiden Mahasiswa (Presma) Trisakti, Fauzan Raisal Misri. Peristiwa pemukulan itu bermula ketika korban bersama mahasiswa lain menggelar aksi unjuk rasa di dalam kampus menuntut tarif parkir kendaraan yang melambung tinggi.

"Parkir motor di sini sampai Rp 26 ribu. Padahal, perjanjiannya mahasiswa parkir gratis," kata Fauzan saat ditemui di depan Universitas Trisakti, Kamis. Mahasiswa yang dikomandoi oleh korban selaku presiden mahasiswa menggelar aksi pada Rabu (7/4) sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat aksi keliling kampus, korban dipanggil oleh salah satu orang untuk bertemu dengan pihak pengelola parkir. Dalam pertemuan itulah korban langsung dianiaya dengan tangan kosong, bahkan sempat disekap selama satu jam di ruang otoritas oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. "Kita sempat mau mencoba menjemput ke dalam ruang tapi dihalang-halangi," kata Fauzan.

Seusai keluar dari ruangan tersebut, korban langsung membuat laporan ke Polsek Tanjung Duren. Setelah itu, korban kembali membuat laporan ke Polrestro Jakbar pada Kamis siang. Video Presma Trisakti ditendang viral di media sosial, khususnya Twitter. Fauzan tiba-tiba didekati aparat dan langsung ditendang.

Baca: Umat Islam New York Buka Puasa Ramadhan Perdana dan Sholat Tarawih di Times Square

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement