Sabtu 19 Feb 2022 14:20 WIB

Polisi: Tak Ada Kesengajaan di Kebakaran Relokasi Pasar Johar

Api berasal dari kios penjual karung goni akibat hubungan pendek arus listrik.

Foto udara kobaran api yang membakar kompleks Relokasi Pasar Johar di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (2/2/2022). Belum diketahui penyebab serta kerugian akibat terbakarnya area Blok F dan Blok E di kompleks relokasi pasar tradisional tersebut. Hingga Rabu (2/2) pukul 21:15 WIB belasan mobil pemadam kebakaran dibantu mobil meriam air kepolisian beserta personel TNI-Polri dan BPBD Kota Semarang masih berupaya memadamkan kobaran api.
Foto: ANTARA/Aji Styawan
Foto udara kobaran api yang membakar kompleks Relokasi Pasar Johar di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (2/2/2022). Belum diketahui penyebab serta kerugian akibat terbakarnya area Blok F dan Blok E di kompleks relokasi pasar tradisional tersebut. Hingga Rabu (2/2) pukul 21:15 WIB belasan mobil pemadam kebakaran dibantu mobil meriam air kepolisian beserta personel TNI-Polri dan BPBD Kota Semarang masih berupaya memadamkan kobaran api.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kebakaran relokasi Pasar Johar Semarang. Pasar yang berlokasi di sekitar kompleks Masjid Agung Jawa Tengah pada 2 Februari 2022 sempat mengalami kebakaran.

Kepala Bidang Labfor Polda Jawa Tengah Kombes Pol Slamet Iswanto mengatakan hal tersebut didasarkan atas keterangan saksi serta pengumpulan berbagai barang bukti sisa kebakaran. Polrestabes Semarang telah memeriksa 26 saksi dalam kebakaran di area seluas 5.500 meter persegi tersebut.

Baca Juga

"Dari hasil penyelidikan, api berasal dari kios penjual karung goni di blok F4," ujarnya di Semarang, Sabtu (19/2/2022). Di titik tersebut, lanjut dia, didapati barang bukti bekas hubungan pendek arus listrik pada instalasi yang terpasang di kios tersebut.

"Kelemahan dalam instalasi listrik menjadi penyebab terjadinya korsleting," ucapnya. Ia menegaskan tidak ditemukan zat pemercepat terjadinya kebakaran di sekitar titik awal munculnya api.

Sementara Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menambahkan hasil temuan Labfor tersebut sesuai dengan keterangan dua saksi kunci."Keterangan saksi berkesesuaian dengan temuan labfor tentang penyebab terjadinya kebakaran," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement