Kamis 17 Feb 2022 17:16 WIB

Kapolri Sebut Lonjakan Covid-19 Jabar Tertinggi Kedua

Tercatat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Barat mencapai 15.196 kasus

Rep: Ali Mansur/ Red: Gita Amanda
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut Jawa Barat (Jabar) menjadi wilayah tertinggi kedua lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. (ilustrasi).
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut Jawa Barat (Jabar) menjadi wilayah tertinggi kedua lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut Jawa Barat (Jabar) menjadi wilayah tertinggi kedua lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Menurut Sigit, hingga saat ini tercatat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Barat mencapai 15.196 kasus.

"Penambahan kasus konfirmasi di Jawa Barat dalam satu minggu ini terus alami peningkatan dari mulai tanggal 9 Februari 2022 itu 9.403 kasus dan kemarin 16 Februari sudah 15.196 kasus," ujar Sigit saat memberikan laporan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual di Stadion Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga

Lanjut Sigit, kasus konfirmasi positif Jawa Barat adalah 17,54 persen dari total konfirmasi positif nasional atau berada di posisi peringkat kedua. Adapun angka positif Covid-19 aktif di Jawa Barat sebanyak 134.774 kasus. Sebanyak 5.049 pasien dirawat di rumah sakit dan 129.625 di isolasi mandiri.

"Positivity rate di Jawa Barat lebih tinggi yakni 22,8 persen dari positivity rate nasional 16,19 persen. Kenaikan kasus Covid-19 di Jawa Barat dalam sepekan ini mencapai 7,02 persen," terang Sigit.

Selain itu, lanjut Sigit, tingkat kesembuhan di Jawa Barat hanya mencapai 82,8 persen yakni lebih rendah dari tingkat kesembuhan nasional 88,1 persen. Untuk tingkat kesembuhan Covid-19 wilayah Jawa Barat berada di peringkat 32 secara nasional.

"Tingkat kematian di Jawa Barat akibat Covid-19 sebesar 1,71 persen, di bawah tingkat kematian nasional 2,93 persen," kata mantan Kabareskrim tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement