Senin 31 Jan 2022 13:15 WIB

Universitas BSI Berikan Kiat Tembus Jurnal Internasional untuk Dosen PDPT

Menulis publikasi bertaraf internasional dapat menghasilkan hasil riset bermanfaat

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), sukses melaksanakan kegiatan webinar dengan tema “Kiat Tembus Jurnal Internasional”. Kegiatan ini diperuntukkan bagi dosen Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) prodi Administrasi Bisnis.
Foto: Universitas Bina Sarana Informatika
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), sukses melaksanakan kegiatan webinar dengan tema “Kiat Tembus Jurnal Internasional”. Kegiatan ini diperuntukkan bagi dosen Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) prodi Administrasi Bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menulis publikasi bertaraf internasional, tentu dapat menghasilkan hasil riset yang bermanfaat dan terarah, guna memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Sebagai upaya dalam  memperbanyak publikasi jurnal ilmiah bereputasi internasional, Program Studi (prodi) Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), sukses melaksanakan kegiatan webinar dengan tema “Kiat Tembus Jurnal Internasional”. Kegiatan ini diperuntukkan bagi dosen Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) prodi Administrasi Bisnis.

Baca Juga

Kegiatan webinar ini dilaksanakan secara daring, melalui Zoom pada pukul 10.00-12.00 Wib, beberapa waktu lalu. Webinar menghadirkan Taufik Baidawi, selaku narasumber sekaligus sebagai Ketua LPPM Universitas BSI dan Fera Nelfianti, Selaku Kaprodi Administrasi Bisnis.

Taufik Baidawi, selaku narasumber menyampaikan materi bahwa dalam menulis artikel untuk publish di jurnal Internasional, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Antara lain seperti judul artikel harus ringkas, jelas dan spesifik serta menggambarkan isi artikel. Lalu penulisan nama author dan afiliasi harus tepat. Kemudian perhatikan abstrak.

Penulisan abstrak yang baik harus ringkas, menjelaskan temuan utama penelitian. Dalam bagian pendahuluan, harus ada state of the art dan pernyataan gap analysis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa, pada bagian metode penelitian dapat dituliskan participant, design, measures dan procedure. Dalam hasil dan pembahasan, harus meringkas temuan, bukan hanya sekadar menyajikan data. Lalu dalam, kesimpulan harus menjawab tujuan penelitian.

Terakhir dalam menulis daftar pustaka, memakai citasi pustaka-pustaka utama saja, dengan menggunakan tools seperti, Mendeley, EndNote atau Zotero. “Dengan publikasi, dosen dapat memberikan kontribusi ilmiah baru, menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang nantinya juga dapat menjadi syarat untuk menaikkan jabatan fungsional akademik dosen, memperluas jejaring/relasi,” ungkap Taufik.

Sementara itu, Fera Nelfianti, Kaprodi Administrasi Bisnis Universitas BSI menjelaskan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya dosen wajib melakukan penelitian dan pengembangan ilmu penelitian.

“Dengan adanya webinar ini, saya berharap dosen PDPT prodi Administrasi Bisnis dan Administrasi Perkantoran Univesitas BSI, dapat tembus dalam publikasi artikel di jurnal Internasional,”  ucap Fera.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement