Ahad 30 Jan 2022 16:04 WIB

Kapolresta: Ganjil Genap Turunkan 5,83 Persen Lalin Kendaraan

Jumlah kendaraan yang diputar balik pada Sabtu ini turun dari Sabtu pekan lalu.

Sejumlah anggota Polresta Bogor Kota dan Satpol PP Kota Bogor mengatur arus lalu lintas saat pemberlakuan sistem ganjil genap di Simpang Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/1/2022). Sebanyak 2.032 kendaraan roda dua dan 1.439 kendaraan roda empat diputar balik arah sebagai upaya membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron.
Foto: Antara/Arif Firmansyah
Sejumlah anggota Polresta Bogor Kota dan Satpol PP Kota Bogor mengatur arus lalu lintas saat pemberlakuan sistem ganjil genap di Simpang Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/1/2022). Sebanyak 2.032 kendaraan roda dua dan 1.439 kendaraan roda empat diputar balik arah sebagai upaya membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebutkan pemberlakuan ganjil genap pelat nomor kendaraan menurunkan lalu lintas motor dan mobil sebanyak 5,83 persen dalam dua pekan ini.

"Jadi sekali lagi, ini gerakan disiplin satu hari setiap akhir pekan seiring penyebaran Omicron di Kota Bogor meningkat," kata Kombes Pol Susatyo.

Baca Juga

Susatyo menjelaskan penurunan itu nampak dari jumlah motor dan mobil yang berhasil diputar balik pada hari Sabtu (22/1), pukul 09.00-12.00 WIB yang mencapai 5.824 kendaraan menurun sebanyak 340 kendaraan sehingga hanya menjadi 5.484 kendaraan pada Sabtu (29/1).

Dengan begitu kesadaran masyarakat untuk tidak bepergian saat akhir pekan ke lokasi wisata di pusat Kota Bogor mulai meningkat, seiring sosialisasi pentingnya menjaga protokol kesehatan juga ditingkatkan.

Menyesuaikan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 di Kota Bogor, kata dia, mobilitas masyarakat perlu ditekan agar tidak tertular Covid-19 varian Omicron.

Kota hujan yang berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta, perlu mengantisipasi lonjakan kasuspasien positif Omicron yang sudah dialami Kabupaten Bogor yang mencapai 300 lebih orang, begitupun Kota Depok yang sudah berada di angka 500 orang lebih data harian.

Hal ini mengantisipasi jumlah harian kasus pasien positif Covid-19 varian Omicron Kota Bogor yang terus mengalami kenaikan perlahan. Kini sudah mencapai 50 orang.

Polresta Bogor Kota bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, TNI dan Satpol PP untuk memeriksa pelat nomor kendaraan di enam titik yakni pintu keluar Tol Bogor, Simpang Batu Tulis, Simpang Irama Nusantara, Simpang Veteran, Simpang Air Mancur dan di depan rumah makan Bumi Aki.

Menurut Susatyo Polresta Bogor Kota sengaja memperluas titik pemeriksaan ke pintu Tol Bogor untuk menyeleksi kendaraan hanya berpelat ganjil yang boleh melintas hari ini.

"Saat akhir pekan tujuan tempat wisata Kota Bogor meningkat, maka kami perluas pemeriksaan," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement