Kamis 10 Jun 2021 18:55 WIB

Ini Keluhan Sopir Kontainer di Tanjung Priok pada Jokowi 

Jokowi minta kapolri menindak tegas premanisme dan pungli yang ganggu para sopir.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Agus Yulianto
Presiden Jokowi saat meninjau Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Foto: Republika TV/Surya Dinata Irawan
Presiden Jokowi saat meninjau Tanjung Priok, Jakarta Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengar langsung keluhan dari para sopir kontainer mengenai aksi premanisme dan pungli saat berdialog di Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (10/6). Menurut dia, seharusnya para sopir kontainer bisa merasa nyaman saat bekerja, terutama di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

"Pagi hari ini saya senang bisa bertemu dengan Bapak-Bapak semuanya. Saya mendapatkan keluhan yang saya lihat dari media sosial, terutama driver banyak yang mengeluh karena urusan bongkar muat," ucap Presiden membuka dialog.

Mendapat kesempatan berbicara, salah seorang sopir kontainer, Agung Kurniawan, lantas mengacungkan tangan dan menyampaikan keluh kesahnya selama menjadi sopir kontainer. Pria kelahiran Ngawi, 38 tahun silam ini menjelaskan bahwa para sopir kontainer kerap menjadi sasaran tindak premanisme.

"Begitu keadaan macet, itu di depannya ada yang dinaiki mobilnya, naik ke atas mobil bawa celurit atau nodong begitu, itu enggak ada yang berani menolong, Pak. Padahal itu depan, belakang, samping, kanan itu kan kendaraan semua, dan itu orang semua, dan itu sangat memprihatinkan," ujar Agung.

Hal ini pun diamini oleh rekannya sesama sopir kontainer, Abdul Hakim, yang menyebut bahwa kemacetan merupakan penyebab para preman bisa leluasa menjalankan aksinya. Karena itu, kepada Presiden ia meminta agar masalah kemacetan di Tanjung Priok ini dapat dibenahi.

"Kalau mungkin lancar, ini mungkin tidak ada, Pak. Jadi ini kendala kita ini kemacetan aslinya, Pak. Jadi kami mohon kepada Bapak Presiden, bagaimana solusi ini ke depannya, kami. Karena kami, Pak sakit hati sebenarnya, Pak kalau dibilang sakit hati. Saya kira begitu. Tidak ada kenyamanan untuk sopir kami, sopir-sopir yang mengemudi di Tanjung Priok," keluhnya.

 

 

 

 
photo
Suasana aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Para sopir kontainer ini mengeluhkan maraknya aksi premanisme dan pungli kepada Presiden Jokowi. - (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement