Jumat 17 Jul 2020 11:31 WIB

RS Pulau Galang Siap Terima Pasien dari Luar Daerah

RS Pulau Galang telah merawat 434 pasien Covid-19 sejak diresmikan.

Pasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Ahad (3/5/2020). Sebanyak 18 pasien COVID-19 yakni 15 ABK KM Kelud dan tiga anggota Polri Polda Kepri dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan dan dua kali tes swab dengan hasil negatif.
Foto: Antara/Pradanna Putra Tampi
Pasien COVID-19 yang telah sembuh meninggalkan ruang perawatan RS Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Ahad (3/5/2020). Sebanyak 18 pasien COVID-19 yakni 15 ABK KM Kelud dan tiga anggota Polri Polda Kepri dinyatakan sembuh dan dipulangkan setelah menjalani perawatan dan dua kali tes swab dengan hasil negatif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang telah merawat 434 orang pasien sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 6 April 2020. Kini, RS Galang siap menerima pasien Covid-19 dari wilayah lain di luar Batam.

                               

"Dengan rincian bahwa yang sedang dirawat sekarang berjumlah 62 orang, sudah dipulangkan 370 orang dan masih dalam rujukan berjumlah dua orang," kata Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Irwansyah dalam diskusi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dilakukan di Graha BNPB, dipantau dari Jakarta pada Jumat (17/7).

                               

Menurut dia, kebanyakan pasien yang dirawat di rumah sakit itu adalah masyarakat yang tinggal di Batam dan sekitarnya. Meskipun, terdapat pasien warga negara asing (WNA) yang berdomisili dan bekerja di Batam.

                               

Rencananya pasien Covid-19 dari luar wilayah Batam juga dikirim ke rumah sakit yang berada di lahan seluas 80 hektare itu. Terkait hal itu Mayjen TNI Irwansyah mengatakan telah mengajukan tambahan kebutuhan 50 personel tenaga kesehatan kepada Kementerian Kesehatan.

Tenaga kesehatan yang dibutuhkan seperti dokter spesialis anak, dokter spesialis paru, dan dokter spesialis anastesi. Tidak hanya itu, diajukan juga tambahan perlengkapan untuk kebutuhan pasien jika pasien di luar wilayah Batam dikirim ke sana. Selain perlu dilengkapi juga kebutuhan untuk relawan medis dan non-medis yang bertugas di Pulau Galang.

                               

Mayjen TNI Irwansyah mengatakan rumah sakit itu sudah memiliki satu alat PCR dan dua alat bilik usap (swab) yang telah terpasang dan diuji fungsinya. Tenaga operator juga telah dilatih agar alat-alat itu bisa dipakai secara maksimal.

                               

Secara umum RSKI Pulau Galang dapat beroperasi dengan lancar hingga saat ini, katanya. "Terkait rencana pengiriman atau evakuasi pasien dari luar wilayah Batam seperti dari Surabaya, kami sudah berkoordinasi dengan Mabes TNI dan Kementerian Kesehatan," kata dia.

                               

Dia menegaskan bahwa RSKI Pulau Galang siap menerima rujukan pasien dari wilayah lain dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Batam untuk memaksimalkan Pulau Galang sehingga rumah sakit lain di Batam bisa digunakan untuk pelayanan pasien selain Covid-19.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi