Kamis 16 Apr 2020 23:40 WIB

Polda Papua Siapkan 500 Nasi Bungkus untuk Warga

Polda Papua dan TNI bangun dapur umum untuk buat makanan warga terdampak

Seorang pengendara melitasi Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Papua. Polda Papua membuka dapur umum menyiapkan 500 nasi bungkus per hari sejak Rabu (15/4) untuk disalurkan pada warga terdampak wabah virus corona atau COVID-19.
Foto: ANTARA/Gusti Tanati
Seorang pengendara melitasi Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Papua. Polda Papua membuka dapur umum menyiapkan 500 nasi bungkus per hari sejak Rabu (15/4) untuk disalurkan pada warga terdampak wabah virus corona atau COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Polda Papua membuka dapur umum menyiapkan 500 nasi bungkus per hari sejak Rabu (15/4) untuk disalurkan pada warga terdampak wabah virus corona atau COVID-19.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Kamis mengatakan, dapur umum yang melibatkan anggota TNI-Polri itu setiap harinya memasak di atas mobil lapangan yang khusus berfungsi sebagai dapur umum.

"Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri dan TNI terhadap masyarakat di wilayah Kota Jayapura yang pekerjaannya terhambat maupun terganggu akibat pandemi Virus Corona yang menyebabkan sebagian besar penghasilannya menurun," ucap dia.

Apalagi saat ini masyarakat diminta untuk tidak keluar rumah bila tidak penting, kata Kamal seraya mengaku, bila dari hasil evaluasi keberadaan dapur umum sangat membantu masyarakat mana tidak tertutup kemungkinan akan diperpanjang.

Ahmad, salah satu warga berprofesi sebagai ojek online mengucapkan banyak terimakasih kepada Polda Papua dan TNI atas berdirinya dapur umum sehingga dapat membantu masyarakat yang terdampak COVID-19.

Pembagian nasi bungkus sangat bermanfaat bagi masyarakat termasuk kami tukang ojek karena dapat mengurangi pengeluaran untuk makan siang, kata Ahmad.

Hal yang sama disampaikan oleh mama Kailola yang berjualan pinang di daerah lampu merah Dok-5 mengucapkan terimakasih kepada Polda Papua yang telah membagikan nasi bungkus gratis kepada kami .

"Kami berharap kegiatan ini dapat sering dilakukan selama virus Corona masih mewabah, " tutur mama Kailola.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement