Senin 21 Oct 2019 17:07 WIB

Kemendikbud RI-Cyber Edu Inkor Kolaborasi Gelar PKKU 2019

Pelatihan ini memberi peluang peserta untuk bekerja sama dengan perusahaan Korea.

Kemendikbud
Kemendikbud

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Inkor Profesional Training Center bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan (Ditbinsuslat), Direktorat Jenderal Paud dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menyelenggarakan Program Pendidikan Kecakapan Kerja Unggulan (PKKU) tahun 2019 bidang keterampilan Sales Marketing dan Work Ethic.

Acara Penutupan Program PKKU Tahun 2019 digelar Sabtu (19/10) serentak di lima kota yaitu Batam, Jakarta, Cirebon, Makassar, dan Palembang. Sebagai informasi, Program PKKU sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terhitung sejak tanggal 22 September-19 oktober 2019 dengan sistem pembelajaran flipped learning dengan tiga kali pertemuan kelas offline (tatap muka) di lima titik lokasi tersebut di atas dengan jumlah peserta kurang lebih 300 orang.

Untuk acara seremonial pada saat pembukaan Program PKKU dilaksanakan di Menara UNAS Jakarta, oleh Kasubdit Sarana dan Prasarana, Purwanto, didampingi oleh Presiden Direktur PT Cyber Edu Inkor, Dr Cho Jang Youn, yang baru-baru ini ditetapkan sebagai Rektor Asing Pertama di Indonesia yang akan memimpin Universitas Siber Asia, sedangkan untuk puncak acara penutupan

Program PKKU pada saat ini secara seremonial di lakukan di Gedung OJK Kota Cirebon yang telah dilaksanakan secara khidmat dan dapat dikatakan sukses. Selain itu acara tersebut dihadiri oleh Direktur Inkor Profesional Training Center, Kepala Dinas Tenaga Kerja Cirebon Agus Sumanjaya, Perwakilan dari Korean Global Company, Rektor Universitas Fajar Makasar Muliyadi Hamid dan juga seluruh peserta Program PKKU bidang Sales Marketing dan Work Ethic tahun 2019.

Program Pendidikan Kecakapan Kerja Unggulan Tahun 2019 merupakan program layanan pendidikan dan pelatihan berorientasi pada pengembangan keterampilan kerja yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Program PKKU Tahun 2019 ini diberikan kepada peserta didik agar memiliki kompetensi di bidang keterampilan tertentu setingkat operator dan teknisi yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi sebagai bekal untuk dapat bekerja di dalam atau luar negeri sesuai dengan kebutuhan bidang pekerjaan pada DU/DI (Dunia Usaha/ Dunia Industri).

Acara ini dibuka oleh Kasubdit Sarana dan Prasarana Kemendikbud RI, “Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pelatihan dan keterampilan yang berkaitan dengan kebutuhan dunia industri, sehingga setelah selesai pelatihan bisa langsung ditempatkan untuk bekerja. Apalagi karena bekerja sama dengan perusahaan- perusahaan Korea di Indonesia maka penambahan pelatihan etika kerja (work ethics) merupakan langkah yang sangat tepat” ungkap Purwanto pada saat membuka kegiatan.

Pada kesempatan penutupan kegiatan ini, Direktur Inkor Profesional Training Center, Muhammad Shodiq menjelaskan mengenai Program PKKU ini melalui tayangan live streaming kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan. Pelatihan ini memberikan peluang kepada peserta untuk bekerja dengan memiliki keterampilan di perusahaan Korea di Indonesia mengingat ada beberapa perusahaan besar Korea di Indonesia yang sudah bekerja sama dengan kita," ujarnya. Peserta yang mengikuti program PKKU akan diberikan sertifikat kompentensi kerja sebagai bukti telah mengikuti pelatihan selama 28 hari. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement