Kamis 12 Sep 2019 23:32 WIB

Puluhan Masyarakat Suku Badui Mengungsi Akibat Kebakaran

BPBD Lebak telah mendirikan tenda pengungsian bagi warga Suku Badui yang mengungsi

Suasana pagi Urang Kanekes atau Suku Badui di Pagi hari di Desa Kanekes, Lebak, Banten. Sabtu (4/5).
Foto: Republika/Alkhaledi Kurnialam
Suasana pagi Urang Kanekes atau Suku Badui di Pagi hari di Desa Kanekes, Lebak, Banten. Sabtu (4/5).

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Puluhan masyarakat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten mengungsi akibat kebakaran yang menghanguskan sebanyak 50 unit rumah dan beberapa unit bangunan "leuit" atau tempat menyimpan padi hingga rata dengan tanah.

"Kami mencatat 62 kepala keluarga mengungsi ke kampung tetangga yang lokasinya berdekatan," kata tetua adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Saija, Kamis (12/9).

Peristiwa kebakaran tersebut siang menimpa warga Badui yang tinggal di Kampung Kadugede Desa Kanekes. Penyebab kebakaran diduga dari salah satu rumah warga yang lupa mematikan tungku api. 

Mereka masyarakat korban kebakaran tentu kehilangan rumah juga perabotan rumah tangga hingga rata dengan tanah."Kami berharap warga korban kebakaran itu mendapat bantuan untuk kembali membangun tempat tinggal yang kondisinya rata dengan tanah," katanya menjelaskan.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Madias mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim penanggulangan di kawasan permukiman Badui untuk mendirikan tenda pengungsian.

Selain itu juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, seperti air kemasan, beras, lauk pauk, minyak goreng, tikar, peralatan dapur dan kebutuhan lainnya. Masyarakat yang terkena musibah bencana kebakaran tersebut terjadi di Kampung Kadugede kawasan permukiman Badui.

"Kami mengoptimalkan penanganan pascabencana agar tidak terjadi kerawanan pangan dan kelaparan," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement