Kamis 29 Nov 2018 21:17 WIB

TNI Rekrut Prajurit dari Kalangan Pesantren

Panglima melihat semangat santri yang luar biasa.

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Muhammad Hafil
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, usai meninjau latihan operasi gabungan, Rabu (28/11/2018).
Foto: dok. Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, usai meninjau latihan operasi gabungan, Rabu (28/11/2018).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan, perekrutan prajurit TNI bisa berasal dari pondok pesantren. Perekrutan tersebut bisa dilakukan untuk tataran tamtama, bintara, hingga ke perwira.

"Perekrutan prajurit TNI bisa berasal dari pondok pesantren, baik untuk tataran tamtama, bintara dan perwira," ujar Hadi dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (29/11).

Hadi menambahkan, perekrutan tersebut tidak menutup kemungkinan juga bisa dipersiapkan untuk menjadi perwira yang masuk di Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, dan Akademi Angkatan Udara. Menurut Hadi, banyak peluang yang diberikan dengan persyaratan yang memang harus sehat.

"Saya yakin kalau saya lihat tadi, santri-santri itu semangatnya luar biasa, mungkin ada juga yang nanti menjadi Pimpinan TNI," katanya.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan, tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap bangsa, termasuk di dalamnya tetap menjaga kedaulatan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Semoga negara Indonesia menjadi negara yang kita inginkan yaitu negara yang aman dan damai, Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo,” harapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement