Jumat 29 Jun 2018 14:25 WIB

Wasekjen Golkar: Hasil Pilkada 2018 Memuaskan

Wasekjen mengatakan hasil pilkada cukup untuk menjadi pijakan Golkar hadapi pilpres.

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Bayu Hermawan
Wasekjen Partai Golongan Karya - M Sarmuji
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Wasekjen Partai Golongan Karya - M Sarmuji

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wasekjen Golkar M Sarmuji menilai hasil Pilkada Serentak 2018 sudah cukup memuaskan. Perolehan data seperti yang dirilis berbagai lembaga survei menurutnya sudah cukup untuk menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Perolehan seperti itu cukup untuk menjadi pijakan menghadapi Pileg dan Pilpres 2019," kata Sarmuji pada Republika.co.id melalui pesan singkat, Jumat (29/6).

Meskipun saat ini belum semua data yang masuk dan hasil resmi KPU belum muncul, namun menurut dia, secara kualitatif Golkar sudah menang di beberapa daerah di Indonesia. Hal ini dilihat dari kemenangan Golkar di beberapa provinsi dengan jumlah penduduk besar.

"Seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, dan beberapa provinsi lain seperti NTT, Maluku utara, Sultra, Papua," ujarnya.

Ia menilai memang hasil Pilkada lalu cukup mengejutkan di beberapa lokasi. Namun hal tersebut tidak menjadi kekhawatiran Golkar, dengan kata lain, partai dengan lambang pohon beringin ini cukup percaya diri dengan hasil Pilkada dan Pemilu 2019 mendatang.

Berdasarkan hasil hitung cepat tersebut, Golkar meyakini target partainya sebesar 56 persen dan sembilan dari 17 bisa tercapai. Golkar juga mengapresiasi kinerja KPU, KPUD, Bawaslu, serta koalisi partai politik yang berjuang bersama atas lancarnya Pilkada 2018. Selanjutnya, diharapkan Pemilu 2019 akan berlangsung lebih baik.

Baca juga: Airlangga Klaim Ada 9 Paslon Diusung Golkar Menangi Pilkada

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut sembilan daerah yang diusung partai berlambang pohon beringin itu memenangi Pilkada 2018. Hal itu berdasarkan pemantauan hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei.

"Yang diindikasikan calon yang diusung Partai Golkar memenangkan pilkada bersama partai-partai lain menang ada sembilan," katanya dalam konferensi pers di DPD Partai Golkar Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/6).

Ia menjabarkan, daerah-daerah tersebut adalah Sumatra Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur,  Kalimantan Barat, Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Tenggara. Saat ini, ia mengatakan, Partai Golkar masih memantau dua daerah yang belum terlihat indikasi pemenangnya, yakni Riau dan Sumatra Selatan.

"Namun patut diketahui, sebetulnya Riau dan Sumatra Selatan, baik yang diusung Partai Golkar maupun yang lainnya, itu semuanya merupakan kader partai," ujar Airlangga.

Airlangga berharap Pilkada 2018 berjalan secara damai dan membawa Golkar ke tahapan berikut untuk pembangunan masyarakat, nasional, dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ia juga berharap Pilkada 2018 tidak menimbulkan ekses-ekses yang tidak dikehendaki.

Berdasarkan hasil hitung cepat tersebut, Airlangga menyakini target DPP Partai Golkar tercapai, yakni, 56 persen dan sembilan dari 17 bisa tercapai. Ia mengapresiasi KPU, KPUD, Bawaslu, koalisi-koalisi partai politik yang mendukung calon bersama Partai Golkar, serta partisipasi masyarakat sehingga Pilkada 2018 berjalan aman, damai, dan menyenangkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement