Senin 01 Jan 2018 19:26 WIB

Pesta Tahun Baru, Volume Sampah di Padang Melonjak 30 Persen

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Ratna Puspita
Perayaan malam tahun baru. (ilustrasi)
Foto: muhammad nursyamsi
Perayaan malam tahun baru. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG — Petugas kebersihan di Kota Padang, Sumatra Barat harus bekerja ekstra pada dini hari setelah pergantian tahun, Senin (1/1). Alasannya, jumlah sampah yang  dikumpulkan dari titik-titik perayaan pergantian tahun mencapai ratusan ton. 

Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, jumlah sampah yang dikumpulkan sejak malam hingga pagi tadi mengalami kenaikan 30 persen dibanding hari biasa. "Dari biasanya 450 ton menjadi 600 ton sampah. Itu dikumpulkan dari seluruh titik-titik perayaan tahun baru," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Al Amin, Senin (1/1).

Amin menyebutkan, sampah yang diangkut paling banyak diambil dari pusat-pusat perayaan tahun baru seperti Pantai Padang, termasuk Pantai Cimpago, Pantai Muaro Lasak, hingga Pantai Muaro, dan kawasan Jalan Gereja. Selain itu, volume sampah-sampah yang cukup banyak juga ditemui di Pantai Air Manis dan Jalan Imam Bonjol Kota Padang. 

Amin menyebutkan, sampah plastik berupa bungkis makanan dan botol minuman mendominasi sampah yang diangkut. "Pembersihan sudah dilakukan sejak pukul dua dini hari. Nah, jam 8 pagi tadi sudah bersih," jelas Amin.

Meski volume sampah melonjak, Pemkot Padang tidak menambah jumlah personel kebersihan yang bertugas di malam pergantian tahun. Catatan Dinas Pariwisata Kota Padang, jumlah kunjungan wisata hingga pekan ketiga Desember 2017 ini meningkat hingga 30 persen dibanding periode yang sama pada 2016 lalu. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement