Selasa 26 Sep 2017 14:32 WIB

Pembunuhan Driver Ojek Online Kembali Ditembak Mati di Medan

Rep: Issha Harruma/ Red: Endro Yuwanto
Perampokan (ilustrasi).
Foto: Rahajeng Aulia Diaswari
Perampokan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Polisi kembali menindak pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online (daring) di Medan. Satu lagi tersangka tewas ditembak petugas menyusul seorang rekannya yang telah ditindak tegas lebih dulu.

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, tersangka yang ditembak mati, yakni Harianto alias Ari Tato (22 tahun), warga Tembung, Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Dia ditangkap di Jl Sabaruddin, Medan, Senin (25/9) sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat penangkapan inilah, lanjut Paulus, Harianto melakukan perlawanan sehingga harus ditindak tegas. "Saat dilakukan penyergapan, pelaku mengeluarkan pisau dan menyerang petugas. Kemudian tim gabungan memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan, malah terus menyerang petugas, sehingga terhadap pelaku dilakukan tindakan tegas," kata Paulus, Selasa (26/9).

Harianto diduga merupakan pelaku yang menikam driver Grab Bike, Ridwan Limbong (34), yang melintas di depan Hotel Pardede, Jl Juanda, Sabtu (23/9) dinihari WIB. Perampokan itu dilakukannya bersama tiga rekannya, Zaelani alias Zei (25), Mailando Dewantoro (24), dan A.

Mailando ditangkap warga di lokasi kejadian. Sementara tersangka lain, yaitu Zaelani alias Zei (25), warga Perumnas Mandala, ditangkap di Jl HM Joni, Medan, Ahad (24/9) sekitar 23.50 WIB.

Zaelani disebut melakukan perlawanan saat pengembangan dilakukan sehingga petugas menembaknya. Ia pun tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. "Saat ini, tersangka MD sudah ditahan di Polrestabes Medan. Sementara satu tersangka berinisial A telah masuk dalam DPO dan masih dikejar," ujar Paulus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement