Rabu 13 Sep 2017 20:15 WIB

Bus Premium Bekasi-Senayan Diuji Coba

Rep: Halimatus Sadiyah/ Red: Endro Yuwanto
Penumpang memasuki ruang dalam bus Transjabodetabek saat berhenti di halte bus, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/9). Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan melakukan uji coba bus Transjabodetabek Premium dengan rute Jalan Ahmad Yani, Bekasi-Senayan, Jakarta yang nantinya akan melintasi jalur khusus angkutan umum yang berada di bahu jalan tol, pada 7-20 September 2017.
Foto: Risky Andrianto/Antara
Penumpang memasuki ruang dalam bus Transjabodetabek saat berhenti di halte bus, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/9). Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan melakukan uji coba bus Transjabodetabek Premium dengan rute Jalan Ahmad Yani, Bekasi-Senayan, Jakarta yang nantinya akan melintasi jalur khusus angkutan umum yang berada di bahu jalan tol, pada 7-20 September 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan uji coba pengoperasian bus premium dengan trayek Bekasi Barat-Senayan City. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihandono mengatakan, selama masa uji coba hanya ada tiga bus yang beroperasi.

Menurut Bambang, antusiasme penumpang memang belum besar, kecuali pada sore hari.

"Load-nya masih kecil, masih di bawah 20 persen," ujar Bambang usai menjadi pembicara dalam forum diskusi yang diselenggarakan Kadin Indonesia di Jakarta, Rabu (13/9).

Bus premium yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara, kursi yang nyaman, dan Wifi ini juga memiliki jalur khusus. Tak seperti kendaraan lain, bus tersebut boleh menggunakan bahu jalan.

Bambang mengatakan, Kemenhub sedang menyiapkan payung hukum serta marka jalan khusus untuk bus premium ini. "Jadi nanti polisi tidak bisa denda."

Uji coba bus premium akan dilakukan sampai 20 September 2017 mendatang. Jika animo penumpang meningkat, Bambang menyebut pihaknya sudah menyiapkan bus tambahan. "Ada 60 bus tambahan yang sudah kami siapkan."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement