Jumat 25 Dec 2015 22:23 WIB

Ini Analisis Polda Soal Kemacetan Panjang di Cikampek

Kemacetan panjang terjadi di Tol Dalam Kota arah Tol Cikampek, Kamis (24/12).  (Republika/Yasin Habibi)
Kemacetan panjang terjadi di Tol Dalam Kota arah Tol Cikampek, Kamis (24/12). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Risyapudin mengatakan hasil analisa di lapangan, kemacetan panjang yang terjadi pada Rabu dan Kamis (23-24/12) dipicu oleh banyaknya mobil mogok yang tidak segera diderek.

Risyapudin mengatakan kemacetan tinggi pada musim liburan akhir tahun ini karena warga yang hendak berlibur hampir sebagian besar menggunakan kendaraan pribadinya. Hal ini berbeda dengan kondisi liburan Idul Fitri pada Juli lalu, ketika banyak acara mudik bersama yang mampu mengurangi jumlah kendaraan roda empat dan roda dua di jalan.

"Kalau sekarang karena tidak ada mudik bersama saja," kata dia, Jumat (25/12).

Ia pun menegaskan Polda Metro Jaya akan melakukan langkah antisipasi menghadapi arus balik liburan Natal dan Tahun baru yang puncaknya diperkirakan terjadi pada Ahad 27 Desember 2015 dan Ahad 4 Januari 2016.

Salah satu antisipasi itu adalah dengan meminta agar loket di pintu tol Cikampek dan pintu tol lainnya yang mengarah ke Jakarta diperbanyak. Beberapa langkah lainnya untuk memitigasi kemacetan, yakni menambah jumlah pos polisi di ruas tol menuju Jakarta, dan di lokasi tempat istirahat (rest area), pengalihan dari tol ke ruas arteri, dan memperbanyak mobil unit derek.

Sedangkan jalur arteri disiapkan agar dapat menjadi alternatif pengemudi jika jalur tol sangat padat. Selain itu, Polda Metro akan berkoordinasi dengan Polda Jabar, PT Jasamarga, Dinas Perhubungan dan Organda.

"Kita juga akan membuat agar kendaraan roda empat tidak berhenti sembarangan," ujar dia.

 

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement