Sabtu 08 Aug 2015 17:48 WIB

Sejarah Menunjukkan Peran Pemuda dalam Perubahan Indonesia

Peran pemuda selalu mewarnai sejarah perjalanan bangsa ini.
Foto: Behance.net
Peran pemuda selalu mewarnai sejarah perjalanan bangsa ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem, Martin Manurung mengatakan, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam setiap perubahan yang mewarnai negeri ini. Lewat sentuhan dan semangat khas pemuda, kata dia, peristiwa bersejarah lahir dan menjadi saksi bahwa pemuda turut memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

“Berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908, Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Orde Baru 1966, Peristiwa Malari 1974, NKK/BKK 1978 hingga pergerakan mahasiswa pada 1998 lewat momentum Reformasi yang dipahami sebagai momentum dimulainya kehidupan demokrasi yang sesungguhnya di Indonesia adalah bukti sahih peran pemuda,” ujarnya dalam diskusi 'Mengarusutamakam Peran Pemuda Dalam Kancah Politik Indonesia' di Jakarta, Sabtu (8/8).

Untuk itu, lanjut ketua bidang pemuda DPP Nasdem tersebut, urgensi terhadap regenerasi politik, seyogyanya bukan sekadar regenerasi terhadap usia generasi, tapi juga dalam bentuk pemikiran, visi dan pandangan, nilai-nilai utama kepemimpinan, demokrasi, kesetaraan, dan kesejahteraan.

"Keterlibatan pemuda secara progresif inilah yang harus disadari merupakan perwujudan dari upaya pembangunan semangat kebangsaan Indonesia yang belandas kepada cita bangsa secara utuh menuju masa depan Indonesia yang membanggakan,” ujarnya.

Martin mengatakan, Garda Pemuda NasDem pada usianya ke-4, berupaya selalu memberikan sumbangsih untuk bangsa ini. Kader Garda Pemuda NasDem, menurut dia, mulai menggeliat di kancah perpolitikan nasional. Pria lulusan salah satu universitas di Inggris tersebut menyatakan, pentas politik 2014 merupakan momentum bagi kader-kader Garda Pemuda NasDem untuk melanjutkan cita-cita restorasi yang diamanatkan NasDem.

“Banyak di antara kader-kader Garda Pemuda Nasdem yang telah berhasil menjabat menjadi anggota parlemen baik ditingkat kota/kabupaten, provinsi hingga nasional,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement