Ahad 31 May 2015 23:18 WIB

Pemkot Bekasi Minta Kontraktor Tol Becakayu Bertanggungjawan Kerusakan Jalan

Aktivitas pekerja saat menyelesaikan proyek pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, Rabu (4/2). (Republika/Rakhmawaty La'lang)
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Aktivitas pekerja saat menyelesaikan proyek pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, Rabu (4/2). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta pihak kontraktor proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur jalan sisi selatan Kalimalang.

"Saat ini memang kondisi jalan yang kita beton sejak akhir 2014 ada yang rusak karena terlindas alat berat mereka," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi Tri Adhiyanto di Bekasi, Minggu.

Pantauan di lapangan, kerusakan Jalan Sisi Selatan Kalimalang nampak terjadi mulai dari Simpang Caman hingga menjelang Simpang Perumahan Galaxy sekitar 500 meter.

Beton jalan tersebut nampak remuk di sejumlah bagiannya akibat terkena hentakan paku bumi serta kendaraan bertonase berat yang melintas di lokasi itu selama proyek berlangsung.

Jalan Sisi Selatan Kalimalang yang dibangun Pemkot Bekasi sebagai antisipasi kemacetan lalu lintas di Jalan KH Noer Alie pascadibukanya Gerbang Keluar Bekasi Barat III Tol Jakarta-Cikampek, nampak tidak dapat berfungsi secara maksimal.

Hal itu terjadi akibat adanya penutupan jalan di lokasi pemancangan tiang Tol Becakayu oleh kontraktor, sehingga pengendara tetap melaju di Jalan KH Noer Alie.

Jalan sisi selatan Kalimalang baru saja dibuat oleh Pemkot Bekasi dengan menggandeng pihak ketiga dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 29 miliar.

Namun saat disinggung terkait tidak adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan kontraktor Tol Becakayu, Tri menepis hal tersebut.

"Kita ketahui bersama, bahwa Tol Becakayu ini sempat terbengkalai sejak lama. Masa kita harus menunggu dulu proyeknya selesai sementara jalan kita macet. Jadi kita berinisiatif membangun Jalan Sisi Selatan Kalimalang ini," katanya.

Tri juga beranggapan tidak ada uang rakyat yang dirugikan akibat kerusakan jalan tersebut, sebab pihak kontraktor Tol Becakayu telah menyatakan kesiapannya memulihkan kembali kondisi jalan bila proyeknya selesai.

"Kesepakatan itu sudah tertuang saat mereka mulai menggarap proyek tersebut," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement