Rabu 06 May 2015 22:32 WIB

Keluarga Leny Minta Polisi Segera Tangkap Sopir Kopaja Maut

Rep: C17/ Red: Karta Raharja Ucu
Bus Kopaja menaikan penumpang sembarangan di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (7/4).  (Republika/Raisan Al Farisi)
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Bus Kopaja menaikan penumpang sembarangan di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (7/4). (Republika/Raisan Al Farisi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Keluarga Leny (37 tahun), korban tabrak lari Kopaja P20 mengaku sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Leny harus kehilangan nyawa setelah dihajar Kopaja di ruas Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

Rumenta, paman korban meminta polisi mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Ia juga menuntut agar sopir dan kernet Kopaja itu segera ditangkap.

"Kami semua merasa terpukul. Tak ada pesan terakhir dari korban, semuanya berjalan biasa-biasa saja. Saat ini kami terus melapor ke pihak berwajib dan meminta untuk dapat segera menemukan sopir kopaja yang tidak bertanggung jawab ini," paparnya saat dihubungi ROL, Rabu (6/5).

Keluarga juga meminta barang-barang berharga milik korban dapat dikembalikan. "Pada saat kejadian mungkin barang berharga Leny terpental. Seperti handphone dan tas tangannya, tapi sampai sekarang kami baru mendapatkan ponsel selulernya saja dan belum bisa mendapatkan dompet Leny," ucap dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement