REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mencari-cari kesalahan pihak lain atas banjir yang datang setiap tahunnya ini dikritisi.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dite Abimanyu mencatat, sikap gemar menuding pihak lain oleh Ahok sudah direkam publik.
Mulai dari menyalahkan daerah penyangga, beberapa kali menyalahkan bawahannya dilingkungan Pemprov, memecat lurah dan camat yang tidak bekerja dengan baik, sampai dengan sabotase.
“Terakhir ini yang teranyar, menuding pihak PLN yang memadamkan listrik sehingga beberapa pompa air tidak berfungsi, yang mengakibatkan istana negara terkena dampak banjir,” beber Ketua DPD PKS Jakarta Timur ini.
Terkait dengan pemecatan Lurah dan Camat yang tidak bekerja, sebenarnya Gubernur telah memilih lurah dan camat tersebut dengan menggunakan sistem lelang jabatan, sistem yang paling dibangga-banggakan dengan hasil terbaik.
“Jika demikian halnya maka bisa disimpulkan sistem tersebut gagal dong,” ujar Dite penuh tanya.