Senin 09 Feb 2015 11:52 WIB
Banjir Jakarta

CCTV Mati, Ahok tak Bisa Mengecek Tinggi Air Istana dan Monas

Rep: c 97/ Red: Indah Wulandari
Gubernur DKI Jakarta, Ahok
Gubernur DKI Jakarta, Ahok

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menilai seharusnya kawasan Istana Negara dan Monas tak boleh sampai terendam banjir.

Ia sendiri berharap agar kedua tempat itu aman dari rendaman air hujan. Sebab air buangan dari kali sebelah Masjid Istiqlal seharusnya mengalir dan tidak menyebabkan banjir.

"Tadi saya kebangun jam 02.00 WIB, karena hujan langsung cek CCTV. Ternyata CCTV Istiqlal mati. Saya curiga kerendam nih, pasti Istana kerendam. Saya nggak tahu sabotase atau sengaja, saya nggak berani menduga," tutur pria yang akrab disapa Ahok itu di Balai Kota, Senin (9/2).

Menurutnya debit air di Istiqlal harus selalu dalam posisi rendah. Kalau air mulai tinggi, ujar Ahok, pembuangannya ke Tangki Gajah Mada-Hayam Wuruk.

"Sama seperti kasus Sunter, dia bilang nggak sengaja. Ya sudahlah kalau ini mau dibilang nggak sengaja," kata Ahok.

Saat ini hujan terus turun di wilayah DKI. Sejumlah stasiun commuter line, aktivitasnya terhambat karena banjir. Di Jalan Medan Merdeka Selatan, genangan air mencapai 20 cm.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement