Kamis 20 Feb 2014 14:45 WIB

Ahok Berencana Serahkan Proyek Monorail ke Transjakarta

Monorail prototype made by Indonesian company (illustration)
Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Monorail prototype made by Indonesian company (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana menyerahkan proyek pembangunan monorel di ibu kota kepada PT Transjakarta apabila PT Jakarta Monorail (JM) menyatakan tidak sanggup melaksanakan pembangunan sarana transportasi masal tersebut.

"Kalau PT JM tidak sanggup membangunnya (monorel), kita ambil alih saja. Nanti, pembangunannya kita serahkan ke PT Transjakarta yang sedang kita bentuk," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.

Saat ini, menurut dia, izin untuk melanjutkan pembangunan monorel diberikan kepada PT JM karena Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak ingin proyek tersebut berhenti di tengah jalan.

"Kita coba segala cara agar proyek monorel tidak terputus ditengah jalan. Siapa pun yang mau melanjutkan pembangunannya, kita kasih izin, termasuk kepada PT JM itu," ujar Basuki.

Dia menuturkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah membuat kesepakatan baru dengan PT JM yang tercantum didalam perjanjian kerja sama diantara kedua belah pihak.

Didalam perjanjian tersebut, sambung dia, terdapat persyaratan bahwa Pemprov DKI memberikan tenggat waktu selama tiga tahun kepada PT JM untuk membangun satu koridor monorel hingga tuntas.

"Kalau dalam waktu tiga tahun pembangunan koridor tersebut tidak selesai, maka seluruh bangunan yang telah berdiri, seperti tiang pancang dan lain-lain akan menjadi milik Pemprov DKI," tutur Basuki.

Dia mengungkapkan tiang-tiang tersebut bukan hanya akan menjadi milik Pemprov DKI, tetapi juga kelanjutan pembangunannya akan dilakukan tanpa PT JM, tetapi diserahkan kepada PT Transjakarta.

"Untuk modalnya, nanti kita bisa berikan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada PT Transjakarta untuk melanjutkan sarana transportasi masal berbasis rel itu," tambah Basuki.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement