Senin 15 Oct 2012 16:25 WIB

Partai-partai Islam Terancam Tinggal Nama

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: Fernan Rahadi
Partai Islam
Partai Islam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Survei-survei mutakhir memprediksi perolehan suara bagi partai-partai Islam di Pemilu 2014 nanti akan menurun drastis. Terakhir, pada survei yang diadakan Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan partai-partai Islam hanya akan memperoleh sedikit suara, bahkan kemungkinan terburuknya adalah tinggal nama.

“Ini fakta tingkat partai politik Islam cenderung menurun dan pertama kalinya partai-partai Islam terancam keluar dari Senayan (DPR/MPR),” kata Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakry, dalam jumpa pers di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senin (15/10).

Bakry memaparkan hasil survei LSN membuktikan masyarakat kecewa dengan kinerja partai-partai Islam dalam pemerintahan. Survei ini dilakukan pada 10-24 September 2012 dengan jumlah responden sebanyak 1.230 orang dari 33 provinsi di Indonesia.

Kejatuhan dan keterpurukan partai-partai Islam ini juga menjadi keuntungan bagi partai-partai papan tengah seperti Partai Gerindra, Hanura dan Nasdem. Partai-partai tengah ini akan mendapatkan limpahan suara dari pemilih yang kecewa dari partai-partai Islam ini.

“Migrasi suara dari partai-partai Islam ini akan beralih ke partai nasionalis di papan tengah karena pemilih dari partai Islam yang satu tidak akan berpindah ke partai Islam lainnya. Ego antar partai Islam sangat kuat,” jelasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement