REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Jumlah Korban bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 49, Solo, menjadi dua orang. Satu korban, tak disebutkan namanya, meninggal di rumah sakit Dr Oen, Solo. Sedang satu lagi, diduga pelaku pengeboman, tewas di lokasi kejadian. Hal ini ditegaskan menko Polhukam Djoko Suyanto dalam konferensi pers di Jakarta.
Pada kesempatan itu, Djoko menyebutkan atas nama apapun, tindakan pengeboman tak sesuai dengan azas kemanusiaan.
"Presiden menginstruksikan untuk segera cari dan temukan siapa pelaku dan jaringan-jaringan mereka. Ada data base di kepolisian," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. "Masih ada selekompok orang atau individu yang mau mengorbankan dirinya untuk tujuan yang tak jelas dan mengorbankan orang-orang tak berdosa," katanya.