Ahad 25 Sep 2011 14:44 WIB

Jumlah Korban Tewas Bom Solo Bertambah Jadi Dua orang

Korban tewas diduga pelaku bom bunuh diri.
Foto: Twitter
Korban tewas diduga pelaku bom bunuh diri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Jumlah Korban bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 49, Solo, menjadi dua orang. Satu korban, tak disebutkan namanya, meninggal di rumah sakit Dr Oen, Solo. Sedang satu lagi, diduga pelaku pengeboman, tewas di lokasi kejadian. Hal ini ditegaskan menko Polhukam Djoko Suyanto dalam konferensi pers di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Djoko menyebutkan atas nama apapun, tindakan pengeboman tak sesuai dengan azas kemanusiaan.

"Presiden menginstruksikan untuk segera cari dan temukan siapa pelaku dan jaringan-jaringan mereka. Ada data base di kepolisian," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. "Masih ada selekompok orang atau individu yang mau mengorbankan dirinya untuk tujuan yang tak jelas dan mengorbankan orang-orang tak berdosa," katanya.

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement