Selasa 06 Jan 2026 04:30 WIB

KAI Daop 2 Bandung Catat Zero Accident selama Libur Nataru

PT KAI Daop 2 Bandung mencatat zero accident selama angkutan libur Natal dan Tahun Baru, dengan tingkat okupansi penumpang mencapai 127,9%.

Rep: antara/ Red: antara
KAI Daop 2 catat zero accident angkutan libur Natal dan Tahun Baru.
Foto: antara
KAI Daop 2 catat zero accident angkutan libur Natal dan Tahun Baru.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA, – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung berhasil mencatat zero accident selama masa angkutan libur panjang Natal dan Tahun Baru yang berlangsung 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Semua perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung berjalan tanpa insiden kecelakaan.

Menurut Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, capaian ini menunjukkan komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan dan pelayanan. “Alhamdulillah, pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 di wilayah Daop 2 Bandung berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Capaian tersebut didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana, penguatan aspek keselamatan, serta sinergi seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung yang siaga penuh. Pemeriksaan intensif sarana, pengamanan perjalanan, dan optimalisasi pelayanan di stasiun serta di dalam kereta menjadi fokus utama.

Selama periode ini, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 29 perjalanan KA Jarak Jauh, termasuk 4 KA tambahan. Tercatat 367.366 tiket KA Jarak Jauh terjual, dengan tingkat okupansi mencapai 127,9% dari total 287.316 tempat duduk yang disediakan. Lima stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak adalah Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cianjur, Tasikmalaya, dan Cipatat.

Puncak keberangkatan penumpang terjadi pada 28 Desember 2025, dengan total 24.486 pelanggan. Sedangkan puncak kedatangan penumpang juga terjadi pada tanggal yang sama, dengan total 23.994 pelanggan.

Secara keseluruhan, KAI Daop 2 Bandung melayani 548.860 pengguna jasa selama masa Angkutan Nataru 2025/2026. Angka ini mencapai 104,5 persen dari program yang ditetapkan sebanyak 525.029 pelanggan, serta 107,8 persen dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement