REPUBLIKA.CO.ID, DEMAK — Polres Demak tengah menyelidiki kasus penemuan mayat perempuan tanpa identitas dalam kondisi terbakar di sebuah pos ronda di Dukuh Wareng, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung. Berdasarkan pemeriksaan awal, perempuan tersebut diduga telah dibunuh sebelum dibakar.
Kasihumas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo mengungkapkan, mayat perempuan tersebut pertama ditemukan warga pada Selasa (1/9/2026), sekitar pukul 03.00 WIB. “Sekitar jam 03.00 WIB, ada salah satu saksi melintas dekat TKP dan melihat kobaran api di dalam pos ronda. Karena penasaran saksi mendekati kobaran api itu, dan setelah dekat ternyata ada sesosok manusia yang terbakar, tapi sudah tidak bergerak,” ucapnya ketika diwawancara Republika, Rabu (2/9/2026).
Karena kaget, warga tersebut memanggil beberapa warga lainnya. Setelah itu mereka memutuskan melaporkan hal tersebut ke Polsek Kebonagung. Setelah menerima laporan, personel Polsek Kebonagung langsung mendatangi TKP dan melakukan pemadaman api bersama warga.
Penemuan mayat perempuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Demak. “Setelah dilakukan olah TKP, diduga ada unsur kekerasan,” kata Iptu Rudi seraya menambahkan bahwa jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Sultan Fatah.
Menurut Rudi, pasa Selasa siang, sekitar pukul 11.45 WIB, tim dari Biddokkes Polda Jawa Tengah (Jateng) dan RSUD Sultan Fatah melalukan autopsi terhadap jenazah perempuan tersebut. “Dari hasil autopsi, disimpulkan bahwa korban terbakar 47 persen. Penyebab kematian adalah luka yang diderita karena senjata tajam di kepala bagian kiri dan pukulan benda tumpul di kepala belakang bagian kiri,” ucapnya.
Lihat postingan ini di Instagram




