Senin 11 Dec 2023 18:01 WIB

Jasad Perempuan tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citarum

Korban diduga telah meninggal tiga atau empat hari yang lalu.

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Friska Yolandha
Sungai Citarum. Jasad seorang perempuan ditemukan mengambang di Sungai Citarum, Senin (11/12/2023).
Foto: Edi Yusuf/Republika
Sungai Citarum. Jasad seorang perempuan ditemukan mengambang di Sungai Citarum, Senin (11/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jasad seorang perempuan tanpa identitas ditemukan di Sungai Citarum, Kampung Sukamanah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Senin (11/12/2023). Tim SAR gabungan menemukan jasad tersebut saat mencari bocah perempuan Alfina (9 tahun) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Citarum, Selasa (5/12/2023).

"Kita menemukan korban (jasad perempuan tanpa identitas) pukul 09.10 WIB saat mencari korban (Alfina)," ucap komandan tim rescue Basarnas Bandung Nova Perdiana.

Baca Juga

Saat ditemukan, ia mengatakan korban sudah meninggal dan mengapung di tumpukan sampah di Sungai Citarum. Petugas mengevakuasi korban menggunakan perahu karet ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Korban perempuan sudah ada di sungai dengan tumpukan sampah dan posisi sudah mengambang," kata dia.

 

Nova mengatakan korban memiliki ciri rambut sebahu dengan warna cokelat diduga sudah meninggal tiga atau empat hari lalu melihat kondisinya. Penanganan terhadap temuan jasad tersebut diserahkan kepada kepolisian.

Tim Inafis Polres Cimahi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka mengkonfirmasi bahwa jasad perempuan itu bukan bocah yang tengah dicari selama sepekan.

Kasi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat membenarkan temuan jasad tersebut. Petugas tengah menyelidiki temuan jasad itu. "Betul ditemukan mayat di sungai di sekitar daerah Batujajar," kata dia.

Ia melanjutkan penyelidikan tengah dilakukan termasuk mencari identitas korban. Sementara itu, hasil tim inafis terdapat ikatan tali dari kain di bagian leher jasad perempuan tersebut.

Gofur mengatakan petugas membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi memastikan jeratan di leher korban.

"Jasad tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diadakan autopsi. Hasilnya akan menemukan apa penyebab," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement