Selasa 14 Jul 2026 16:38 WIB

Kuasai Data, Jangan Sekadar Jadi Penonton AI

Platform modern memungkinkan proses pengolahan data dilakukan secara lebih efisien.

Mahasiswa dapat mempelajari bagaimana membersihkan data, menemukan pola, membuat visualisasi, hingga menghasilkan prediksi menggunakan teknologi Machine Learning tanpa harus terjebak pada kompleksitas teknis di tahap awal.
Foto: UNM
Mahasiswa dapat mempelajari bagaimana membersihkan data, menemukan pola, membuat visualisasi, hingga menghasilkan prediksi menggunakan teknologi Machine Learning tanpa harus terjebak pada kompleksitas teknis di tahap awal.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Andry Maulana, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda

Di tengah derasnya gelombang transformasi digital, kita sering mendengar istilah Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Big Data, hingga analitik prediktif. Namun, di balik semua teknologi tersebut, ada satu hal yang menjadi fondasi utama: data. Tanpa data yang berkualitas dan kemampuan untuk mengolahnya, teknologi secanggih apa pun tidak akan mampu menghasilkan keputusan yang tepat.

Sayangnya, masih banyak generasi muda yang memandang bidang data sebagai sesuatu yang rumit dan hanya dapat dikuasai oleh mereka yang sangat mahir matematika atau pemrograman. Pandangan ini sudah saatnya diubah. Perkembangan teknologi justru membuat proses belajar Machine Learning dan analisis data menjadi semakin terbuka, mudah diakses, dan aplikatif.

Saat ini, berbagai platform modern memungkinkan proses pengolahan data dilakukan secara lebih efisien. Mahasiswa dapat mempelajari bagaimana membersihkan data, menemukan pola, membuat visualisasi, hingga menghasilkan prediksi menggunakan teknologi Machine Learning tanpa harus terjebak pada kompleksitas teknis di tahap awal. Fokus utamanya bukan lagi sekadar menghafal sintaks pemrograman, tetapi membangun kemampuan berpikir analitis dan menyelesaikan persoalan berbasis data.

Inilah kompetensi yang kini dicari oleh dunia industri. Hampir semua sektor mulai dari perbankan, layanan kesehatan, manufaktur, pemerintahan, perusahaan rintisan, hingga ekonomi digital mengandalkan data sebagai dasar dalam mengambil keputusan strategis. Tidak mengherankan jika profesi seperti Data Scientist, Data Analyst, AI Engineer, dan Business Intelligence Analyst terus mengalami peningkatan permintaan dari tahun ke tahun.

Menurut saya, fenomena ini menjadi sinyal kuat bagi generasi muda bahwa kemampuan mengolah data bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kompetensi inti untuk menghadapi masa depan. Mereka yang mampu menerjemahkan data menjadi solusi akan memiliki posisi strategis dalam berbagai bidang pekerjaan.

Sebagai Universitas Nusa Mandiri (UNM), Kampus Digital Bisnis, kami memandang bahwa pendidikan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan tersebut. Karena itu, Program Studi Sains Data dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktik melalui pembelajaran berbasis proyek, studi kasus industri, serta pemanfaatan teknologi terkini seperti Machine Learning, Artificial Intelligence, Data Analytics, Data Visualization, dan Big Data.

Kami ingin mahasiswa terbiasa berpikir kritis, menganalisis persoalan secara sistematis, dan menghasilkan solusi berbasis data yang dapat diterapkan dalam dunia nyata. Dunia kerja tidak lagi hanya membutuhkan lulusan yang mampu mengolah angka, tetapi individu yang dapat mengubah data menjadi strategi bisnis, inovasi, dan pengambilan keputusan yang berdampak.

Saya juga percaya memilih program studi seharusnya tidak hanya mengikuti tren sesaat. Pilihan pendidikan harus mempertimbangkan kebutuhan industri beberapa tahun ke depan. Melihat arah perkembangan teknologi global, Sains Data merupakan salah satu bidang yang memiliki prospek sangat menjanjikan dan akan terus dibutuhkan dalam berbagai sektor.

Bagi siswa SMA/SMK maupun masyarakat yang sedang merencanakan masa depan, inilah momentum untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi profesional yang mampu memimpin transformasi digital. Jangan hanya menjadi pengguna AI atau penonton revolusi data. Jadilah talenta yang mampu membangun, mengelola, dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.

UNM berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri melalui kurikulum adaptif, dosen berpengalaman, serta ekosistem pembelajaran yang mendukung lahirnya talenta digital unggul. Saat ini juga tersedia berbagai program beasiswa dengan potongan hingga 75 persen serta skema pembayaran kuliah yang fleksibel.

Masa depan ekonomi digital akan dimenangkan oleh mereka yang mampu membaca data, bukan sekadar mengumpulkannya. Karena itu, jangan menunggu peluang datang. Persiapkan kompetensi sejak sekarang dan daftarkan diri melalui PMB Universitas Nusa Mandiri di pmb.nusamandiri.ac.id.

Berita Lainnya

Rekomendasi