Rabu 18 Mar 2026 11:13 WIB

Gempur Israel, Iran Kali Pertama Gunakan Rudal Qasem

Iran bersumpah akan membalas kematian Ali Larijani.

Kebakaran di lokasi kejadian setelah sebuah bangunan dihantam rudal Iran di Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026.
Foto: EPA/ABIR SULTAN
Kebakaran di lokasi kejadian setelah sebuah bangunan dihantam rudal Iran di Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran untuk kali pertama menggunakan rudal Haj Qasem dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat-Israel. Demikian kantor berita Fars melaporkan pada Selasa (17/3), mengutip Garda Revolusi Iran (IRGC).

IRGC menyatakan rudal tersebut digunakan dalam rangkaian operasi militer terbaru, termasuk fase ke-59 operasi "True Promise 4" yang menargetkan pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, serta Kurdistan Irak.

Baca Juga

Garda Revolusi juga melaporkan serangan terhadap sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, dan Beit Shemesh.

Menurut laporan Fars, Haj Qasem termasuk dalam rudal yang diluncurkan dalam serangan tersebut, yang menandai penggunaan perdananya dalam selama konflik saat ini.

Rudal tersebut, yang digunakan dalam konflik dengan Israel pada Juni 2025, digambarkan sebagai rudal balistik taktis berbahan bakar padat.

Diperkenalkan pada 2020, rudal itu diklaim memiliki jangkauan sekitar 1.400 kilometer. Iran terus melancarkan serangan terhadap Israel dan target-target militer AS di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan pada 28 Februari.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement