Selasa 17 Mar 2026 19:44 WIB

Hari Lebaran, Tarif Bus Transjakarta Rp 1 per Penumpang

Transjakarta akan memulai waktu operasi lebih lambat dari jadwal reguler.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Erik Purnama Putra
Penumpang menunggu bus Transjakarta di Jakarta.
Foto: Republika/Prayogi
Penumpang menunggu bus Transjakarta di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan melakukan penyesuaian pola operasi pada momen libur Lebaran 1447 H. Hal itu dilakukan untuk menjamin keselamatan, kelancaran, serta mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat pada periode tersebut.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan periode pelaksanaan rencana operasi itu berlangsung pada 13-29 Maret 2026. Salah satu penyesuaian pola operasi yang akan dilakukan adalah memulai operasional lebih lambat pada hari pertama Lebaran.

Baca Juga

"Pada hari pertama Idul Fitri,Transjakarta akan memulai waktu operasi lebih lambat dari jadwal reguler. Bus akan mulai beroperasi pada pukul 09.00 WIB untuk memberikan kesempatan kepada pramudi dan petugas lapangan melaksanakan sholat Idul Fitri," kata Welfizon di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Meski begitu, pihaknya akan menerapkan tarif khusus Rp 1 untuk pada pelanggan pada momen Lebaran. Hal itu sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. "Pelanggan dapat menikmati layanan Transjakarta dengan tarif khusus sebesar Rp 1 pada hari H Lebaran," kata Welfizon.

Dia menjelaskan, selama periode libur Lebaran pada 18-24 Maret 2026, Transjakarta juga akan menyiagakan rute-rute menuju titik wisata utama di Jakarta. Menurut dia, layanan reguler akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 23.59 WIB pada periode itu. Sementara untuk bus wisata beroperasi pukul 10.00 hingga pukul 17.00 WIB.

Adapun layanan Transjakarta ke tempat wisata adalah adalah Rute 5 dan 1W (Ancol), Rute 6, 6A, 6B, 6V, 5N, 6N, dan 7E (Ragunan), Rute 7D (TMII), serta Rute 1, 2, 2A, 3, 3H, 12, 1A, 12B, dan lainnya (Kota Tua dan Monas). Transjakarta juga bakal ikut mendukung aktivitas masyarakat yang menuju terminal, stasiun, dan pelabuhan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement