Senin 09 Mar 2026 14:27 WIB

Empat Orang Tewas Tertimbun Sampah Bantar Gebang, Pramono: Ini tak Diduga karena Hujan Lama

Gunungan sampah di Bantargebang, Bekasi, Longsor pada Ahad.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah
Longsoran sampah Bantargebang.
Foto: Dok Pemrov Jakarta
Longsoran sampah Bantargebang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun gunungan sampah yang longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Ahad (8/3/2026).

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan ikut berbelasungkawa atas peristiwa nahas yang terjadi itu. Menurut dia, kejadian longsornya gunungan sampah di TPST Bantargabang itu dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang lama.

Baca Juga

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang dalam peristiwa longsornya gunung sampah di Zona 4 TPST Bantargebang yang terjadi pada hari Minggu yang lalu, tepatnya jam 14.30, akibat hujan lebat dan durasi panjang," kata dia di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).

Ia menduga, peristiwa itu disebabkan oleh curah hujan esktrem yang terjadi pada akhir pekan kemarin. Selain menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu juga menyebabkan jalan operasional dan sungai di area itu tertutup material longsor sepanjang 40 meter tertutup sampah sepanjang 40 meter.

 "Karena memang ini adalah hal yang pasti tidak direncanakan, tidak diduga, akibat hujan yang deras dan lama, dan tumpukan yang memang sudah tinggi menyebabkan terjadinya sliding atau longsor sehingga mengakibatkan korban empat orang," kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement