Senin 16 Feb 2026 17:45 WIB

Huntara di Batang Toru Ditargetkan Siap Dihuni Awal Ramadhan

Percepatan dilakukan meski pembangunan sempat terkendala cuaca.

Hunian sementara (huntara) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Foto: Nindya Karya
Hunian sementara (huntara) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, TAPANULI SELATAN — Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, agar dapat ditempati penyintas bencana pada pekan pertama Ramadhan. Percepatan dilakukan meski pembangunan sempat terkendala cuaca hujan dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatra Utara, Kementerian PUnKurniawan mengatakan, pihaknya menargetkan huntara bisa segera dihuni. “Kami upayakan agar minggu pertama Ramadhan ini sudah bisa ditempati,” kata Kurniawan, Senin (16/2/2026).

Baca Juga

Kurniawan menjelaskan, hujan yang terus mengguyur lokasi pembangunan membuat penyelesaian huntara meleset dari target awal sebelum Ramadhan. “Memang ditargetkan sebelum Ramadhan, selesai. Tapi kami terkendala cuaca, karena tiga hari ini hujan terus turun,” ujarnya.

Percepatan dilakukan dengan memaksimalkan pekerjaan saat cuaca memungkinkan, termasuk bekerja hingga malam hari. Selain itu, pekerjaan di dalam ruangan tetap dilanjutkan agar target penyelesaian tidak semakin mundur.

Kurniawan mengatakan, dari total 21 blok huntara yang direncanakan, delapan blok telah rampung dan memasuki tahap akhir seperti pemasangan tempat tidur, kipas angin, dan instalasi listrik. “Ada delapan blok sebenarnya sudah jadi. Sudah bisa ditempati pada awal Ramadhan. Kalau keseluruhan kami usahakan pada minggu pertama Ramadhan ini,” katanya.

Secara keseluruhan, huntara yang dibangun di Batang Toru berjumlah 252 unit atau 21 blok, dengan masing-masing blok terdiri dari 12 unit.

Sebelumnya, Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meresmikan 200 unit huntara di Simarpinggan, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Kamis (5/2). Huntara tersebut dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Danantara.

Selain itu, sebanyak 50 unit huntara di Tapanuli Selatan juga diresmikan secara virtual bersamaan dengan peresmian huntara di sejumlah daerah lain terdampak bencana di Sumatera. Total huntara yang diresmikan secara serempak mencapai 1.300 unit yang tersebar di beberapa kabupaten.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement