Kamis 12 Feb 2026 01:30 WIB

Natuna Perketat Pengawasan Kapal Menjelang Imlek dan Ramadhan

Badan Karantina di Kepulauan Riau tingkatkan pengawasan kapal di Natuna menjelang Imlek dan Ramadhan guna menjaga keamanan hayati.

Rep: antara/ Red: antara
Karantina Kepri perketat pengawasan kapal di Natuna jelang Imlek.
Foto: antara
Karantina Kepri perketat pengawasan kapal di Natuna jelang Imlek.

REPUBLIKA.CO.ID, NATUNA, – Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Penagi, Kabupaten Natuna, menjelang perayaan Imlek dan Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kelancaran aktivitas pelabuhan serta menjaga keamanan hayati di wilayah tersebut.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan (Satpel) Natuna, Iwan Setiawan, menyatakan bahwa arus penumpang dan barang mengalami peningkatan signifikan menjelang hari-hari besar keagamaan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap barang bawaan dan muatan kapal perlu ditingkatkan.

Pemeriksaan diarahkan pada barang bawaan penumpang serta muatan kapal untuk mengantisipasi masuknya media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan tanpa dokumen kesehatan dari daerah asal. Langkah ini sesuai dengan Pasal 16 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, yang memberikan kewenangan kepada petugas karantina untuk memeriksa alat angkut, gudang, terminal, hingga ruang kedatangan dan keberangkatan.

Pada pengawasan yang dilakukan Selasa (10/2), tercatat pemasukan 6,8 ton buah-buahan seperti jeruk, nanas, buah naga, melon, pepaya, dan alpukat dari Kalimantan Barat. Semua komoditas ini dilengkapi dengan sertifikat kesehatan karantina. Selain itu, terdapat 80 kilogram udang vaname dari Kabupaten Sambas yang juga telah diperiksa secara administrasi dan fisik sebelum diedarkan.

Natuna saat ini berstatus bebas dari penyakit PMK, Virus Nipah, dan PPR. Status ini harus dijaga bersama untuk memastikan keamanan hayati wilayah tersebut, tambah Iwan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement