REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Di era serba digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas manusia terhubung dengan teknologi. Dari aplikasi transportasi online, belanja di marketplace, sistem perbankan digital, sampai platform media sosial semuanya berjalan berkat perangkat lunak. Inilah alasan kenapa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak menjadi salah satu program studi paling relevan dan dibutuhkan saat ini.
Bagi generasi muda yang ingin punya karier jelas di industri teknologi, memilih jurusan ini bukan cuma soal belajar ngoding. Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang, membangun, menguji, hingga mengelola sistem dan aplikasi digital yang dipakai jutaan orang. Skill inilah yang membuat lulusannya dicari perusahaan dan memiliki peluang gaji yang kompetitif.
Apa Itu Rekayasa Perangkat Lunak?
Rekayasa Perangkat Lunak adalah bidang ilmu yang fokus pada proses pengembangan software secara terstruktur dan profesional. Mahasiswa tidak hanya belajar membuat program, tetapi juga memahami bagaimana menganalisis kebutuhan pengguna, merancang sistem, memastikan kualitas aplikasi, serta memelihara perangkat lunak agar tetap optimal.
Di Program Studi (Prodi) Software Engineering (RPL) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), mahasiswa dipersiapkan menjadi lulusan yang mampu menghasilkan perangkat lunak berkualitas, khususnya pada perangkat komputasi bergerak (mobile) dan berbasis komputasi awan (cloud computing). Keahlian ini sangat relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.
Kenapa Jurusan Ini Banyak Dicari Perusahaan?
Industri sekarang tidak bisa lepas dari sistem digital. Perusahaan membutuhkan aplikasi untuk operasional, pemasaran, layanan pelanggan, hingga pengolahan data. Di sinilah peran lulusan Rekayasa Perangkat Lunak sangat penting.
Mahasiswa jurusan ini belajar berbagai kompetensi utama seperti:
a. Analisis kebutuhan sistem
b. Perancangan aplikasi dan sistem informasi
c. Pengembangan aplikasi mobile dan web
d. Pengujian dan jaminan kualitas perangkat lunak
e. Manajemen proyek pengembangan softwared
d. Implementasi sistem berbasis cloud
Dengan kombinasi kemampuan teknis dan manajerial tersebut, lulusan tidak hanya siap menjadi programmer, tetapi juga bisa berperan sebagai analis sistem, software engineer, hingga project manager di bidang teknologi.