Jumat 06 Feb 2026 13:05 WIB

Pandji Dipanggil Polisi Terkait 'Mens Rea', Pengacara: Ini Baru Klarifikasi, Ngobrol-Ngobrol

Proses klarifikasi masih bersifat percakapan antara pihak kepolisian dan terundang.

Rep: Noor Alfian/ Red: Teguh Firmansyah
Komika Pandji Pragiwaksono usai melakukan pertemuan di Gedung MUI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Komika Pandji Pragiwaksono bersilaturahim dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait materi stand up comedy Mens Rea yang sempat menjadi perhatian sejumlah pihak. Pandji diterima langsung oleh Ketua MUI Bidang Fatwa Prof. KH. Asrorun Niam Sholeh.
Foto: Republika/Prayogi
Komika Pandji Pragiwaksono usai melakukan pertemuan di Gedung MUI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Komika Pandji Pragiwaksono bersilaturahim dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait materi stand up comedy Mens Rea yang sempat menjadi perhatian sejumlah pihak. Pandji diterima langsung oleh Ketua MUI Bidang Fatwa Prof. KH. Asrorun Niam Sholeh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komika Pandji Pragiwaksono memenuhi undangan klarifikasi terkait kasus dugaan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea di Polda Metro Jaya pada Jumat pagi. Panji tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.15 WIB.

Kuasa hukum Panji, Haris Azhar menyebut pemeriksaan hari ini masih dalam tahap klarifikasi. “Pagi ini dateng sebagaimana berita berita sebelumnya ini undangan klarfikasi,” katanya.

Baca Juga

Ia menjelaskan, proses klarifikasi masih bersifat percakapan antara pihak kepolisian dan pihak terundang.

“Kalau klarifikasi itu dia bukan satu mekanisme yang sangat ketat. Ini masih ngobrol-ngobrol kurang lebih dari polisi kepada kami yang diundang. Jadi masih saling pengertianlah kira-kira,” katanya.

Haris mengatakan, pihak kepolisian akan mendengarkan lebih dulu apa yang menjadi perhatian penyidik. “Jadi kita ngobrol dulu nanti sama polisi biar kita denger dulu masalahnya apa, yang jadi concern mereka apa,” katanya.

Ia juga menyebut Panji sudah hadir dan akan memberikan penjelasan kepada polisi. “Panji sudah hadir. Barangkali nanti Panji bisa berbagi cerita untuk polisi mengembangkan atau mengernyitkan kasusnya,” ucapnya.

Saat ditanya apakah pihak Panji membawa bahan khusus untuk klarifikasi, kuasa hukum menyebut tidak ada. “Bahan lain nggak ada. Bahan lain ya doa, sarapan, mandi,” ujarnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement