Jumat 23 Jan 2026 14:56 WIB

Anies Sampaikan Pentingnya Global South Bersatu, Fahri Hamzah: Itu Omongan Prabowo Sudah Lama Pak

Anies memandang dunia sudah multipolar dan sangat dinamis.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah.
Foto: Antara
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Perumahan yang juga politikus Partai Gerindra Fahri Hamzah merespons kicauan mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan tentung perlunya Global South bersatu menyusul porak porandanya tatanan dunia.

Anies yang merespons pidato PM Kanada Mark Carney memandang Global South perlu bersatu agar tidak mudah disetir dan diintervensi kekuatan besar. "Itu omongan Pak Prabowo yang sudah lama pak Anieesss😁😁🙏🙏," kicau Fahri di X, Jumat.

Baca Juga

Kicauan Fahri dibalas netizen dengan berbagai komentar. "Dan sekarang, RI harus ikut mendukung Perdamaian Dunia yg disponsori oleh @realDonaldTrump sbg pemimpin yg mempunyai hak voting mutlak tanpa melibatkan PBB. Percayahkah kita bahwa Trump betul2 ingin perdamaian dunia, dan kita bertarung dlm perdagangan dunia saja?" respons seorang netizen.

Sekadar gambaran,  Global South merupakan pengembangan dari istilah Negara Dunia Ketiga yang menunjukkan wilayah di luar kawasan Eropa dan Amerika Utara,

Negosiasi dengan negara besar

Menurut Anies, PM Carney juga sampai pada kesimpulan yang sama, bahwa kalau negara menengah hanya bernegosiasi sendiri-sendiri dengan negara besar, maka akan bernegosiasi dari posisi lemah. "Kita malah jadi saling sikut, berlomba jadi yang paling tunduk. Jelas itu tidak bisa disebut sebagai kedaulatan."

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement