Kamis 22 Jan 2026 15:39 WIB

UBSI Dorong Mahasiswa IT Jadi Talenta Global, tak Sekadar Jago Koding

Penguatan kompetensi melalui pembelajaran berbasis proyek dan bahasa Inggris.

UBSI berupaya mencetak lulusan IT yang unggul secara akademik serta mampu berkontribusi di dunia kerja global.
Foto: UBSI
UBSI berupaya mencetak lulusan IT yang unggul secara akademik serta mampu berkontribusi di dunia kerja global.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Dunia teknologi yang terus berkembang menuntut mahasiswa IT tidak hanya menguasai kemampuan teknis, juga memiliki kesiapan bersaing di tingkat global.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus mendorong pembentukan mahasiswa IT yang tidak hanya unggul dalam koding, tetapi juga memiliki wawasan internasional dan kemampuan komunikasi global.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif membekali mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika dengan kurikulum yang dirancang adaptif terhadap kebutuhan industri global. Mahasiswa dari berbagai program studi dibina agar tidak hanya siap lulus, tetapi juga siap kerja dan siap bersaing di lingkungan profesional lintas negara.

Penguatan kompetensi global dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, presentasi, diskusi, serta pembekalan bahasa Inggris dan TOEFL.

Langkah ini bagian dari strategi kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi peluang beasiswa, magang internasional, hingga kolaborasi industri global. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menguasai teknologi, juga percaya diri membawa gagasan ke ruang yang lebih luas.

Muhamad Tabrani, Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, Bekasi menegaskan, mahasiswa IT perlu memiliki kesiapan menyeluruh untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Mahasiswa IT tidak cukup hanya jago koding, tetapi juga harus mampu berpikir global, berani berkomunikasi, dan siap bersaing di level internasional,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Kamis (22/1/2026).

Selain itu, lingkungan akademik UBSI turut mendukung pembentukan karakter tersebut melalui berbagai kegiatan yang menumbuhkan soft skill dan kepercayaan diri mahasiswa. “Mereka (mahasiswa) dilatih menjadi problem solver dan inovator yang mampu menggabungkan kemampuan teknis dengan cara berpikir strategis,” tambahnya.

Melalui pendekatan ini, UBSI berupaya mencetak lulusan IT yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara sikap dan wawasan. Kampus berharap mahasiswa mampu membawa kompetensi yang dimiliki untuk berkontribusi di dunia kerja global.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement