Sabtu 07 Mar 2026 09:48 WIB

Tolak Intervensi Amerika, China Bela Kedaulatan Iran

China tak mau menjelaskan dukungan lain selain politik.

Sebuah ledakan yang diklaim Kementerian Perang AS adalah kapal perang Iran di Samudera Hindia, dari video selebaran yang dirilis pada 4 Maret 2026.
Foto: Kementerian Perang AS via Reuters
Sebuah ledakan yang diklaim Kementerian Perang AS adalah kapal perang Iran di Samudera Hindia, dari video selebaran yang dirilis pada 4 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Kementerian Luar Negeri China enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk dukungan lain yang diberikan negara tersebut kepada Iran pascaserangan Amerika Serikat dan Israel. China mendukung kedaulatan Iran. 

"China menentang serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang melanggar hukum internasional. Kami mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, dan martabat nasionalnya serta dalam menegakkan hak dan kepentingannya yang sah dan sesuai hukum," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (6/3).

Baca Juga

Mao Ning menjawab pertanyaan wartawan soal pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang mengatakan bahwa Rusia dan China terus mendukung Iran secara politik di tengah operasi militer AS dan Israel di Timur Tengah.

Namun Mao Ning tidak menjelaskan mengenai dukungan apa selain politik yang diberikan kepada Iran. "China selalu menganjurkan penyelesaian masalah melalui cara politik dan diplomatik. Kami menyerukan penghentian segera tindakan militer untuk mencegah konflik menyebar dan meluas serta menghindari eskalasi situasi lebih lanjut," tambah Mao Ning.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement